Mention dan Tag, Apa Bedanya?

ig

Mention dan Tag, Apa Bedanya? Oke, kali ini saya akan cerita sedikit tentang Instagram. Salah satu media sosial yang lagi ngehits saat ini. Tentu saja istilah mention dan tag yang saya maksud di atas adalah yang berlaku pada Instagram. Sekadar disclaimer, sebab pada media sosial lain (facebook misalnya) dikenal pula istilah yang sama: mention dan tag. Lalu apa perbedaan kedua istilah tersebut? Simak yuk di postingan saya kali ini πŸ˜‰

Instagram: Tempat Semua Teman Bermuara

Saya sebenarnya terbilang baru di dunia Instagram. Disaat teman-teman yang lain sudah heboh upload-upload foto, saya masih saja bermain di beranda Facebook sambil menggerutu (baca: merasa terganggu) setiap kali melihat upload-an foto teman-teman di Instagram yang juga dihubungkan ke Facebook. Sampai akhirnya, saya memutuskan untuk mengalihkan aktivitas upload-upload foto yang dulunya di facebook, ke Instagram. Kenapa? Sebab saya kesepian. Teman-teman saya rasanya menghilang. Dan ternyata benar, sebagian besar dari mereka memang berpindah tempat di sana.

Oh ya, lanjut! Berawal dari kegiatan saya selain sekadar upload foto di Instagram, yaitu dengan ikutan kuis, giveaway atau apalah namanya, saya jadi mengenal sejumlah istilah seperti: hashtag, location, mention, tag (tag people). Ya, kuis-kuis yang diadakan di Instagram memang memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh para pesertanya. Kalau yang ini mah setiap kuis memang kayak gitu kali yaa πŸ˜€ .. Dan syarat yang ‘selalu ada’ yaitu: mention ke @andyhrdynt, atau tag foto kamu ke @andyhrdynt, atau lagi… jangan lupa pakai hashtag #andyhardiyanti. Kurang lebih gitu kan ya? Ayo… quiz hunter mana suaranya?

Hashtag, Location, Mention dan Tag People

Kalau untuk istilah hashtag rasanya semua sudah pada tahu ya. Dengan menggunakan hashtag, maka kita akan dengan mudah mencari foto-foto yang diupload ke instagram. Foto-foto yang dimaksud disini adalah foto-foto yang telah kita tentukan hashtagnya. Haduh, gimana ya jelasinnya? Ya, seperti twitter gitu. Kalau kita mencari hashtag #andyhardiyanti, maka semua tweet, gambar maupun video yang menggunakan hashtag tersebut akan ditampilkan. Dari user manapun. Tentunya user yang status akunnya publik yaa, kalau private ya minimal kita sudah follow akun tersebut. Demikian halnya dengan Instagram. Bedanya, ya karena di Instagram kan gak ada yang hanya berupa teks. Kalau gak foto ya video. Terus kalau istilah location juga udah pada tahu kan? iya, lokasi.. bahasa indonesianya..hehehe. Lokasi ini sering disebut juga geotagging. Jadi location merupakan informasi terkait lokasi dari pengambilan foto tersebut. Tapi biasanya sering dimodif sesuka hati ya. Misalnya nih dengan tulisan “tap 2x langsung dapat job review” #eh

Kelar basa basinya. Sekarang kita masuk ke pembahasan inti πŸ˜€ Mention dan tag people (biasa disebut tag) ini sepintas mirip yaa. Yaitu seperti menandai atau mungkin mencolek akun yang kita maksud, supaya mau “sekadar nengok” foto yang sudah kita upload ke instagram. Syukur-syukur kalau akun teman/idola yang sudah kita mention maupun tag mau ngelike foto kita. Memberikan komentar akan lebih disukai tentunya. Bahasanya ribet bener wkwkwkw. Biar gak kelamaan, sekarang kita lihat dulu dong gimana penampakannya si mention ini:

mention

Pada gambar di atas, tampak sebuah foto yang saya upload. Dimana pada isi caption tertulis: bla bla bla… @bebenyabubu. Iya, jadi pada caption foto tersebut saya ada menyebutkan salah satu akun instagram yaitu @bebenyabubu. Begitu foto ini selesai saya upload, maka nun jauh di Swedia sana… mbak @bebenyabubu akan mendapatkan notifikasi pada akun instagramnya yang berisi:

andyhrdynt mentioned you in a comment: Berantakan dan tetap PD diupload πŸ˜€ Gimana be @bebenyabubu hehehe..kalau mama Jo mah udah jago ;D

PS.isi notifikasi akan sesuai dengan pengaturan bahasa yang anda gunakan yaa wkwkwk. Kemudian, untuk contoh penggunaan tag adalah sebagai berikut:

tag

Perhatikan bagian yang saya beri “lingkaran tidak beraturan” putih di atas. Ada tiga lingkaran. Yang pertama dan kedua yaitu dua akun instagram yang saya tag dan yang dilingkari pada sudut bawah yaitu ‘tanda’ bahwa pada foto ini akun pengguna yang di-tag. Bandingkan pada penggunaan mention sebelumnya. Tanda seperti ini tentu tidak ada. Lain halnya dengan penggunaan mention, pada penggunaan tag, begitu foto selesai diupload maka mereka yang di-tag akan menerima notifikasi yang berisi:

andyhrdynt took a photo of you

Iya, udah. Gitu aja. Caption sepanjang apapun yang ada pada foto tersebut gak akan ikutan di notifikasi, kecuali kalau anda kena mention. Nah lho, pada bingung kan? Berikut saya jelaskan dalam bentuk poin-poin ya πŸ˜‰

Perbedaan Mention dan Tag pada Instagram

Sudah lihat contoh penggunaan mention dan tag kan? Teman-teman juga pasti sudah pernah memanfaatkan kedua fitur tersebut, tapi sudah pada tahu gak nih perbedaannya? Berikut ini perbedaan antara mention dan tag pada instagram:

  • Bila diartikan ke bahasa Indonesia, maka mention berarti ‘menyebut’ sedangkan tag berarti ‘tanda’. Arti tersebut kurang lebih sama dengan pemanfaatannya pada Instagram. Dimana mention berarti anda sekadar disebut, sedangkan tag maka akun anda akan ditandai pada foto yang diupload #yanginingasal
  • Kalau bisa diistilahkan, mention ini seperti ‘teman biasa’ dan tag sifatnya cenderung lebih akrab dan dekat seperti ‘sahabat’. Mengapa saya katakan demikian? Sebab jika akun anda hanya sekadar di-mention, maka ketika kolom notifikasi sudah penuh oleh aktivitas dari akun-akun lain yang anda follow, sementara anda belum lihat notifikasi bahwa ada teman yang mention anda maka ya sudah anda pun tidak akan tahu bahwa ada yang mention. Bisa sih tau…kalau ngecek di email. Tapi sepakat dong yaa, kalau pengguna sosmed sekarang kebanyakan gak begitu tengokin inbox email dengan label sosmed πŸ˜€
  • Berbeda dengan mention yang notifikasinya bisa tenggelam. Maka fitur tag ini selamanya akan bisa dicek dengan mudah pada suatu bagian di akun instagram kalian. Yaitu pada icon yang dilingkari di bawah ini. Setiap kali anda ditag, maka foto tersebut akan tersimpan pada halaman tersebut.index
  • Anda sedang menyampaikan keluhan, komplain atau protes apa gitu. Biasanya terjadi antara penjual dan pembeli pada suatu online shop. Ketika misalnya anda tidak puas dengan seller yang mengirimkan barang tidak sesuai dengan pesanan anda. Kemudian anda protes, misalnya dengan mengupload bukti capture chat atau apalah disertai caption keluhan anda. Untuk menginformasikan pada kami akun seller yang bersangkutan, jangan gunakan fitur mention. Kenapa? karena ketika seller tersebut merasa posisinya terancam, maka dia cukup mengganti username. Yang mana pada fitur mention ini ketika username berubah, akun yang anda mention tadi akan tetap pada akun yang saat itu anda mention. Maka ketika diklik, akan muncul keterangan “username not found”
  • Berbeda dengan fitur tag. Mau user tersebut mengganti nama akunnya berkali-kali pun maka nama akun yang tertera pada foto tempat ia di-tag akan terus menyesuaikan. Jadi gak ada tuh yang namanya tiba-tiba ngilang, karena nama akunnya akan terus terlacak. Bagian yang ini ngerti gak? πŸ˜€
  • Penyelenggara kuis pun biasanya berbeda-beda. Ada yang mensyaratkan untuk menggunakan fitur tag, ada pula yang cukup mention. Kembali ke mereka lagi. Kadang ada yang merasa terganggu dengan “numpuknya” foto-foto pada halaman “photos of you” mereka, jadi lebih memilih fitur mention. Kadang pula ada yang merasa susah melacak foto-foto yang diikutkan kuis jika hanya dimention, sebab ya itu…tenggelam notifikasi. Meskipun hal tersebut bisa diakali dengan memberikan hashtag unik yang dapat dengan mudah dilacak. Lagi-lagi, kembali pada mana enaknya mereka πŸ˜€

Kalau dari teman-teman, ada yang mau tambahkan lagi gak perbedaan antara mention dan tag pada instagram?

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

18 Comments

  • Mugniar December 11, 2015 at 1:51 am

    Huaaa saya belum akrab sama Instagram. Baru punya akun sekadarnya …
    Nanti mau privat sama Mama Sedja deh

    Reply
    • andyhardiyanti December 11, 2015 at 4:31 pm

      Ayo diakrabkan kak πŸ˜‰
      Hadehh, janganmi berguru sama saya kak. Followersnya masih seiprit. Hihihihi.
      Kalau kak Niar main instagram dari dulu mungkin banyakmi followersnya sekarang di’?

      ps. Ndak bisaku komentar santai kalau sesama teman dari Makassar
      #haddehhh
      #keluaraslinya

      Reply
  • Gara December 11, 2015 at 11:56 am

    Yang terkait dengan keluhan atau protes itu penting banget Mbak. Terima kasih ya buat infonya, besok-besok kalau saya mau komplain soal sesuatu, saya tahu deh apa yang mesti saya lakukan :hihi. Kalau tag setahu saya digunakan kalau yang kita tag juga ada di foto itu, mirip-mirip di Facebo*k juga kan ya. Tapi penggunaan tag dan mention ini menurut saya mesti bijak… supaya kita tidak dianggap nyepam akun teman atau idola :hehe.

    Reply
    • andyhardiyanti June 11, 2016 at 8:47 pm

      Betul sekali mas. Kebanyakan publik figur malah biasa menutup akses untuk di-tag pada foto. Mungkin untuk menghindari spammer πŸ˜€

      Reply
  • cputriarty February 3, 2016 at 7:44 am

    Wah ilmu saya tentang IG jadi tambah luas nih gara2 baca detail postingan mbak Andy ini πŸ™‚ tengkyu y mbak

    Reply
    • andyhardiyanti February 3, 2016 at 4:45 pm

      Sama-sama mbak. Senang kalau apa yang saya tulis bisa bermanfaat πŸ™‚

      Reply
  • River Tubing Sungai Mencerit Di Lombok Timur – Blognya Andy Hardiyanti March 18, 2016 at 8:43 pm

    […] selama sekitar 1 jam bahkan lebih, tergantung photo stop di setiap spotnya. Terutama yang generasi instagram, pasti bakal lebih lama lagi #eh. Kelar tahap pertama tadi, lanjut ke tahap kedua yaitu bermain […]

    Reply
  • Hairi Yanti April 20, 2016 at 2:34 pm

    Belajar mengakrabi instagram ya, Mbak. Wah benar juga. Kalau kuisnya baiknya di tag ya. Bukan sekadar mention. Biar mudah ngelacaknya πŸ˜€

    Reply
    • andyhardiyanti June 11, 2016 at 8:47 pm

      Betul sekali mbak.
      Tapi yaa lagi-lagi tergantung ketentuan kuisnya sih πŸ™‚

      Reply
  • Yesi Intasari May 2, 2016 at 5:16 am

    jangan sampe ketuker lagi ya mba antara tag sama mention hehe.. makasih banyak mba infonya πŸ˜€

    Reply
  • khairiah May 2, 2016 at 3:21 pm

    Wah masih suka kebalik2 antara tag dan mention makasih ilmunya mbak

    Reply
    • andyhardiyanti May 3, 2016 at 12:53 am

      Saya dulu juga gitu. Bingung sama yang namanya mention dan tag πŸ˜€
      sama-sama. Terima kasih sudah berkunjung.

      Reply
  • Eddy Purnomo July 3, 2016 at 7:26 pm

    Terimakasih banyak Andy…Setidaknya saya dapat gambaran .. sukses dan sehat selalu ya

    Reply
  • @i_rohst_ November 4, 2016 at 3:18 am

    Mksih infony mb Andy …

    Reply
  • salman November 23, 2016 at 12:18 am

    Sip mbak lanjutkan…

    Reply
  • Soetootjokroatmodjo November 24, 2016 at 3:52 pm

    Mantab informasinya ,
    walaupun belum sepenuhnya paham, tapi lumayan nyantol.
    Sangat mrmbantu.

    Reply
  • Yuk Jadi Generasi Platinum dengan Program Bekal Masa Depan Chil-Go! – Blognya Andy Hardiyanti December 3, 2016 at 2:55 am

    […] langsung oleh seorang selebgram? Siapa yang gak kaget coba! Yups, beberapa waktu yang lalu akun instagram saya di-mention oleh seorang perancang busana terkenal bernama Ria Miranda melalui akun […]

    Reply

Leave a Comment