Pantai Selong Belanak yang Menang Banyak Posted on 24 November 20153 December 2016 By andyhardiyanti Lagi-lagi saya menulis tentang Lombok. Kali ini tentang objek wisata pantainya. Bukan pantai Senggigi maupun pantai Kuta, mereka sudah melulu dikenal bukan? Bagaimana dengan Selong Belanak? Satu dari sekian banyak nama pantai yang berada di bagian selatan Pulau Lombok. Pantai Selong Belanak yang Menang Banyak, begitulah tajuk tulisan berikut. Mengambil istilah kaum sosialita kaum kekinian atau apalah namanya: “Menang Banyak”, sekaligus agar ada irama disana, sebagaimana tajuk-tajuk tulisan yang ada sebelumnya. Maka inilah pantai yang menang banyak itu. Baru tiba di Lombok? Biasanya teman-teman pasti sudah membayangkan Senggigi. Ada pilihan yang saya tawarkan, setibanya teman-teman di Bandara Internasional Lombok (BIL) apakah ingin langsung menuju Senggigi atau ingin mencicipi barisan pantai Selatan? Ya, barisan pantai yang berada di bagian Selatan Lombok akan lebih dekat dicapai dari BIL. Tapi semua pilihan tentu ada konsekuensinya kan? Dengan memilih langsung ke pantai-pantai selatan, maka nantinya saat teman-teman ke Senggigi akan bingung sendiri, apa lagi yang bisa dinikmati selain pemandangan indahnya terbenam matahari. Sedangkan jika teman-teman baru datang sekadar singgah ke pantai-pantai selatan pada hari dimana waktunya akan berpulang, maka pasti teman-teman kemudian bergumam: mengapa tidak ke tempat ini saja dari kemarin?. Kurang lebih itu yang saya rasakan ketika pertama kalinya menjajal Selong Belanak, salah satu anggota barisan pantai selatan. Pantai Selong Belanak menang banyak. Belum begitu ramai dengan kehidupan malam, belum banyak sampah, belum banyak yang mengunjungi #eh. Pantai yang terletak di Pujut, Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan pantai berpasir putih dengan struktur dasarnya yang keras. Sehingga jangan heran kalau mobil, motor, sepeda, maupun barisan kerbau melintas di bibir pantai. Dan tidak lupa, hamparan pasirnya yang luas biasa digunakan sebagai tempat bermain sepak bola. Kalau pasirnya bisa bikin pengunjung tidak bisa membedakan mana lapangan mana pasir pantai, maka lain halnya dengan hempasan ‘kalem’ ombak yang ada di Pantai Selong Belanak. Ya, saya menyebutnya hempasan kalem π Ombak di Pantai Selong Belanak ini kalem, cenderung tenang, lembut atau istilah lainnya membuat banyak peselancar permula belajar di sini. Ingin belajar surfing? Tenang saja, teman-teman bisa menyewa papan selancar dengan tarif mulai dari Rp50.000,- hingga Rp100.000,- per jamnya. Dan dengan sedikit tambahan biaya, teman-teman bisa langsung belajar dari para instruktur selancar. Foto pakai kamera hp. Hasilnya buram ya π Untuk dapat menikmati Pantai Selong Belanak ini setidaknya teman-teman harus membayarkan uang sejumlah Rp5.000,- (kendaraan roda dua) atau Rp10.000,- (kendaraan roda empat) sebagai biaya masuk pantai. Apabila tidak membawa bekal, maka jangan khawatir. Pada bagian pinggir pantai banyak tersedia pondok-pondok yang menjual makanan maupun minuman. Tapi jangan membayangkan kafe maupun resto selayaknya yang ada di Senggigi (ah! saya mulai membanding-bandingkan :D), makanan dan minuman yang ditawarkan di sini lebih merakyat. Rakyat Lombok maksudnya. Eh, terkecuali minuman nganuhh itu yang berbintangbintang dan sejenisnya, oh ya! dan juga harganya yang tidak merakyat. Hehehe.. Jadi saya sarankan sih siapkan saja bekal biar lebih hemat. Bersih, cantik, ombak yang tenang, garis pantai yang panjangnya mencapai sekitar 1 kilometer, pasirnya yang putih, suasananya yang tenang dan apalagi ya yang menjadikan si pantai yang berjarak 48 kilometer dari kota Mataram ini menang banyak? Ah ya! Warna lautnya cantik, coba lihat itu gradasinya? Seandainya tidak mendung, maka langit dan laut pun terlihat seperti permainan warna, saya membayangkan sedang melihat kelompok warna biru yang berjejer dari kotak crayon milik Sedja π Belum lagi bagian pasirnya yang saat disapu air akan serupa mengkilapnya kaca. Kalau sudah begini saya jadi ingat pada Pantai Bira yang ada di Sulawesi Selatan sana. Sebelum tiba pada Selong Belanak, saya pikir tidak dapat menemukan yang seperti Pantai Bira itu di Lombok. Jadi tidak salah bukan kalau Pantai Selong Belanak Menang Banyak? Setidaknya jika dibandingkan pantai-pantai yang selama ini melulu dikenal di Lombok. Teman-teman yang sudah ke Selong Belanak, setuju tidak nih? π Traveling lombok tengahpantai lombokpantai selong belanakpujutpulau lombokselong belanak
Traveling Iseng Belok ke Pantai Torok Lombok Posted on 21 August 202624 August 2026 Pantai di bagian pesisir selatan Pulau Lombok memang memesona, salah satu di antaranya yakni Pantai Torok. Suatu hari dalam perjalanan motoran saya bersama suami, dari kota Mataram, menuju sawah terasing di Mareje, kemudian perjalanan kami lanjutkan ke selatan Lombok. Tujuannya adalah ke Skylancing Paragliding. Jauh? Banget! Begitu jalanan semakin dekat… Read More
Traveling Trekking Seru Menuju Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu Posted on 26 July 202627 July 2026 Tinggal di Lombok adalah salah satu bentuk privilege. Daerahnya sudah cenderung maju, belum terlalu ramai, kualitas udara baik, dan yang terpenting ada banyak sekali pilihan destinasi wisata. Setiap akhir pekan, bahkan setiap hari, selalu terpikir akan pergi berwisata ke mana lagi. Entah itu hidden gem, atau bahkan tempat yang sudah… Read More
Traveling Ada Apa di sepanjang Jalan Udayana Mataram? Posted on 6 September 201523 May 2020 Ada Apa di sepanjang Jalan Udayana Mataram? Jalan Udayana tidak hanya ada di Denpasar, tetapi juga ada di Mataram. Sebuah jalan lurus yang dimulai dari perempatan jalan Pejanggik hingga jalan Adi Sucipto Mataram. Lantas ada apa saja di sana? Biasa saja, jalan Udayana hanyalah sebuah nama jalan protokol yang ada… Read More
Ayo ke Lombok mbak, tinggal lompat eh nyebrang dikit aja kok dari Bali. *Dikit* Padahal bisa sampai 4 jam nyebrangnya. Reply
Iya Man. Bersih banget. Tapi tetap aja sih, saya kurang suka main di pantai. Maunya diliatin aja. Gak suka sama pasirnya yang nempel-nempel gitu. Wkwkwkwk Reply
Hmmm, batu karang yang di tengah laut itu semacam pulau kah? Fotogenik sih. Tapi kalau dipotret dari garis pantai kayaknya kurang sip. Jadi mesti mendekat. AKu lihat ada perahu di sana ya. Mungkin bisa dimanfaatkan untuk ke sana? Reply
Hihihi iya mas, jadi kaku gitu ya fotonya. Sebenarnya sih cantik, cuma cara ngambilnya aja yang gak bener. Itu kayaknya perahu nelayan deh mas. Kayaknya lho yaa, belum tanya-tanya lagi Reply
Lombok memang surgai pantai. Kemarin cuma ke senggigi doang. Hem esok moga ada kesempatan mampir ke mari Reply
Nah kan, emang defaultnya sih kalau baru kesini pasti ke Senggigi. Padahal Kuta dan Selong Belanak ini lokasinya lebih dekat lho dari bandara π Moga ada kesempatan lagi ya mas Sandi. Reply
Masih sepi dan alami yaa enakknya klau ke pantai yg masih sepi kayak gini berasa private beach ke lombok baru ke senggigi tp udah ramai dan banyak sampahnya ke Kuta Lombok lumayan masih sepi sama ke Gili Trawangan ahhh ternyata ada lagi nih pantai selatan di lombok tengah Reply
Banget mbak.. Masih Tenang π Serasa pantai pribadi. Gili Trawangan sekarang gak sepi mbak, super rameeee. Mending ke Gili Air atau Gili Meno deh. Reply
lombok punya pantai yang indah-indah, saya bahkan sudah lama tidak mencelupkan air di laut sulawesi. Reply
Saya waktu tinggal di sulawesi selatan cuma ke 2 pantai aja, pantai tanjung bunga di Makassar dan tanjung bira di Bulukumba π Reply
Hahahaha iya, apalagi kalau udah lihat air lautnya yang bening gitu. Eh tapi kalau saya doyan nikmati pemandangannya aja π Reply
Wuaaaa keren banget pantainya. Iya juga sih, Senggigi udah terkenal dari dulu banget. Sekarang saatnya pantai lainnya dikenal. Reply