Idoop Hotel Lombok: Modern Pop Art Hotel

idoop1

Idoop Hotel Lombok. Sebuah hotel dengan konsep modern pop art hotel yang terletak di jantung kota Mataram, Lombok. Ya, setidaknya anda tidak akan capek berjalan kaki untuk sekadar menuju Mall Mataram. Akan tetapi tidak mungkin tujuan anda ke Lombok hanya untuk ngemall kan? Kalau memang mau menikmati Senggigi atau pantai-pantai di kawasan selatan, maka skip saja hotel ini. Kecuali anda berencana menginap di hotel dengan biaya terjangkau dan fasilitas bagus. Soal transportasi ke Senggigi dan lainnya itu gampang! Sekitaran Mataram sudah tersedia jasa penyewaan mobil dan motor dengan harga yang lebih terjangkau, dibanding yang ada di daerah wisata.

Intinya sih, Idoop Hotel ini termasuk hotel dengan biaya terjangkau yang ada di pusat kota Mataram. Walaupun lokasinya tidak pas di jalan utama, melainkan nyempil di balik jalan besar tapi termasuk mudah diakses juga kok. Diakses by jalan kaki, motoran atau mobilan ya. Bukan by angkutan umum semacam angkot, ya kan sudah pernah saya bilang angkot di sini belum eksis #eh. Tampak luar hotel ini didominasi oleh warna biru putih. Begitu pula tampak dalamnya. Tapi yang namanya pop art hotel masak iya tidak ada karya pop art yang dipajang? Jadi seperti itulah sebagian besar tampilan interior Idoop Hotel, yang memadukan warna biru-putih dan pajangan lukisan pop art pada beberapa sudutnya.

idoop8

Karena lokasinya tidak luas-luas amat, jadi Idoop Hotel ini modelnya terdiri atas beberapa lantai gitu. Saya sih hitungnya ada 6 lantai. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan yak! (lupa soalnya). Tenang aja, kalau tidak siap naik tangga kalian bisa pakai lift. Kebetulan kamar yang saya tempati berada di lantai 4. Ada 3 jenis kamar di Idoop Hotel, yaitu: superior, deluxe dan junior suite. Saya dan keluarga menempati kamar superior yang kebetulan dapatnya kamar yang paling ujung. Oh iya, untuk tarif kamar jenis superior berkisar antara Rp200.000,- sampai Rp300.000,-. Waktu saya menginap sih tarifnya Rp250.000,- untuk yang tanpa sarapan dan Rp280.000,- yang plus sarapan. Tapi karena ‘sesuatu dan lain hal’, untuk menginap satu malam di kamar superior tanpa sarapan ini saya hanya dikenakan biaya sebesar Rp25.000,- πŸ˜€ πŸ˜€

idoop3

Eh iya, terus kamarnya gimana? Kamarnya bersih, perpaduan warnanya nih yang jadi favorit saya!, mungkin dari segi ukuran termasuk kecil buat yang sudah punya pengalaman nginap di berbagai hotel. Tapi kalau menurut saya, kamar ini sudah cukup untuk memuat kami bertiga (saya, suami dan anak). Kamar superior ini ukurannya 18sqm, di dalamnya ada tempat tidur ukuran Queen, LED TV 32 inchi, kamar mandi dengan ruang shower terpisah, ada safety box juga, kopi dan kawan-kawannya, hanger buat gantung baju sama meja kecil serbaguna. Kadang bisa jadi meja, kadang bisa jadi tempat duduk #apasih. Di kamar ini tidak ada lemari, bagus juga sih menurut saya yang gak butuh-butuh banget lemari. Karena gak ada lemari itu kali yaa saya jadi berasa agak lapang kamarnya πŸ˜€

idoop4

idoop5

Kamar mandinya juga bersih, cuma ya itu…gak ada bathubnya -_-” Eh tapi sesuai juga ya sama harganya πŸ˜‰ Apalah saya ini, sudah dapat harga murah banyak maunya pula wkwkwk. Yang saya suka nih klosetnya pas banget sama Sedja (anak saya), biasanya kan kakinya gak sampai gitu. Nah pas pakai kloset di sini dia gampang aja lo duduknya πŸ˜‰ Gak sampai bergantungan gitu kakinya kalau pas mau buang air #yangginianjugadibahas. Terus yang berasa agak gimana gitu, di kamar mandi ini ada kaca tembus pandang agak kabur gitu yang langsung menghadap ke tempat tidur. Jadi kalau pas hadap samping di tempat tidur, yaa kelihatan lah siluetnya orang yang lagi di kamar mandi. Yang ini saya gak fotoin ya. Wkwkwkw.. Apa banget sih -_-

idoop6

Seperti hotel-hotel pada umumnya, di sini juga sudah disediakan fasilitas kopi dan kawan-kawannya. Iya, mulai dari 2 sachet kopi, 2 sachet teh celup, 2 sachet krimer, 2 sachet gula, teko pemanas air dan 2 botol air mineral. Dari semua yang sebutkan tadi, saya paling suka mugnya (padahal gak ada disebut!). Mugnya ini berwarna hitam plus ada birunya gitu, pas pertama kali lihat langsung pengen bawa pulang ke rumah aja nih. Yang kebayang yaa lagi ngeblog sambil ditemani segelas semug cappuccino πŸ™ Selama di kamar kita sih gak pernah buka gorden ya, bukan karena apa soalnya mau dibuka juga yang kelihatan cuma rumah-rumah penduduk. Sea viewnya kejauhan cyin! Yang gak enaknya nih, ada berapa menit gitu pas kita di kamar di luar sedang ada perbaikan AC atau apa yang suaranya berisik banget πŸ™ Mau komplain tapi sama suami gak dikasih (dia mah gitu orangnya…), ya udah sabar aja. Padahal kan mau pakai taktiknya Arman nih, siapa tau bisa diupgrade kamar kita πŸ˜€

idoop10

Karena di hotel ini tidak ada kolam renang, jadi ya dari jaman check in sampai check out kita fix di kamar aja. Soalnya kan kalau ada kolam renang udah kebayang deh Sedja yang heboh pengen renang-renang aja terus. Ini aja hotelnya masih dikomentarin melulu sama Sedja karena gak ada kolamnya. Malamnya sih papanya Sedja keluar bentar cari makanan. Ya mau keluar kemana juga, lah rumah kita juga sekitaran hotel ini. Wkwkwkwk. Siangnya aja yang kita makan menu hotel, coba-coba lah yaa. Kita pesan soto ayam sama nachos. Nachosnya gak wow banget rasanya, tapi enak kok πŸ˜‰ Yang mantap nih sotonya, udah porsinya banyak, enak pula! Untuk ukuran hotel, harga Rp28.000,- untuk seporsi Soto Ayam yang isinya banyakΒ  plus sepiring nasi putih ini murah lho.

idoop7

Keesokan harinya kita udah beberes. Kita check out lebih awal karena gak dapat jatah sarapan masih ada urusan lain. Jam 8 lewat kita udah cus. Gak sarapan bukan berarti gak sempat foto restorannya dong yaa, sebelum pulang saya sempatkan belok ke restoran bentar. Pas ditanyain kupon makannya, saya cuma jawab kalau mau foto aja wkwkwkw.. Eh iya, restorannya di sini bernama Warhol Cafe. Jadi bukan restoran ya, tapi kafe πŸ˜‰ Untunglah pas saya foto-foto belum pada sarapan nih tamu-tamu. Kalau menu sarapannya jelas gak saya lihat dong, masa iya mau difotoin juga. Tapi kalau dilihat sepintas sih pilihan menunya termasuk banyak. Next time pengen cobain sarapan di sini juga, nunggu pihak hotel kirim e-mail penawaran dulu #eh.

idoop9

Udah kelar aja ya ceritanya πŸ˜‰ Buat teman-teman yang ada rencana menginap di Idoop Hotel Lombok ini saya sarankan pesannya online aja di situs-situs pemesanan kamar online. Soalnya pas saya intip-intip webnya Idoop Hotel Lombok sendiri sepertinya harganya udah fix gitu. Bedanya bisa 2 kali lipat lo sama yang di situs pemesanan kamar online. Mungkin memang belum sempurnya kali ya sistemnya πŸ˜‰

Jadi, kapan nih jalan-jalan ke Lombok? Sekalian tengok yang namanya Idoop Hotel Lombok ya πŸ˜‰

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

13 Comments

  • Kang Zeer El-Watsiy January 8, 2016 at 8:32 pm

    bagus skali ya hotelnya…sudah lama saya ingin jalan2 ke mataram…

    Reply
    • andyhardiyanti January 9, 2016 at 2:16 am

      Iya, mas. Ini hotel baru juga sih, semoga besok-besok tetap dijaga bagusnya itu πŸ˜€

      Reply
  • Arman January 9, 2016 at 4:04 am

    Lucu ya hotelnya.
    Dan itu serius dpt harganya 25 ribu? Wuii disc 90% dong ya..,

    Reply
    • andyhardiyanti January 9, 2016 at 4:08 am

      Hahaha iya, serius. Waktu itu lagi ada promonya Travelio App πŸ˜€ Suami saya dong sampai gak mau ikutan pas proses check in, khawatir boongan. Ntar malah malu-maluin wkwkwkkw

      Reply
  • Keke Naima January 9, 2016 at 5:37 am

    hotelnya kelihatan kekinian banget. Warna-warni πŸ™‚

    Reply
    • andyhardiyanti January 9, 2016 at 5:46 am

      Banget, mbak. Jauh dari desain-desain hotel pada umumnya πŸ˜€ Tapi seger sih tampilannya yang kayak gini menurut saya.

      Reply
  • efi January 9, 2016 at 1:43 pm

    Lucu ya desain hotelnya. Tarifnya murah pula. Sayanganya jauh dan itu kenapa kaca dari kamar mandinya agak-agak gimana gitu, ya. Meski ngeblur πŸ™‚

    Reply
    • andyhardiyanti January 11, 2016 at 3:01 am

      Dengan kualitas seperti ini memang termasuk murah mbak tarifnya πŸ˜‰ Hahahaha iya, ini cocoknya sama pasangan suami istri aja kali ya. Selain itu kayaknya gak layak deh wkwkwkwk

      Reply
  • fachri January 11, 2016 at 12:42 am

    Rumah sudah ada di mataram, tp boleh juga sekali2 nginap di hotel mengasingkan diri

    Reply
    • andyhardiyanti January 11, 2016 at 3:02 am

      Hahahaha iya, boleh boleh.. Lumayan bisa jadi satu tulisan di blog πŸ˜‰

      Reply
  • Satu Jam January 12, 2016 at 8:04 am

    jadi kapan saya nginep di hotel sekeren ini ya? aaahhh, ngarep. tapi kalo dapet diskon gila kayak mbak Hardiyanti boleh juga πŸ™‚

    Reply
    • andyhardiyanti January 12, 2016 at 10:32 am

      Hahahaha iya, saya juga maunya kalau dapat diskon gitu aja πŸ˜€

      Reply
  • batik September 20, 2016 at 3:49 am

    2 minggu lalu gw baru aja dari sini, emang benar2 nyaman hotelnya. pokoknya gk nyesal nginap disini

    Reply

Leave a Comment