Ada Apa di sepanjang Jalan Udayana Mataram?

Tangkapan layar 2015-09-06 14.43.17

Jalan Udayana tidak hanya ada di Denpasar, tetapi juga ada di Mataram. Sebuah jalan lurus yang dimulai dari perempatan jalan Pejanggik hingga jalan Adi Sucipto Mataram.

Lalu ada apa disana? Biasa saja, jalan Udayana hanyalah sebuah nama jalan protokol yang ada di kota Mataram, yang menurut saya jalanannya lebih ramai, rapi dan tertata. Hal ini bisa jadi karena jalan Udayana dulunya merupakan jalan yang akan pertamakali dilewati ketika seseorang tiba di kota Mataram. Mengingat lokasinya yang sangat dekat dengan Bandara Selaparang. Ya, Bandara Selaparang adalah bandar udara yang dulu menjadi pintu masuk ke Lombok sebelum adanya Bandara Internasional Lombok (BIL), bandara yang letaknya berada di jalan Adi Sucipto, tepat di hadapan jalan Udayana.

DSCF5028

Meskipun Bandara Selaparang sudah tidak lagi beroperasi, bukan berarti jalan Udayana pun hilang ‘ramainya’. Jalan Udayana justru menjadi salah satu ruang publik yang digemari masyarakat kota Mataram untuk melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari berolahraga, bermain, sekadar nongkrong ataupun menikmati jajanan yang disajikan di warung-warung. Suasana di jalan Udayana yang sejuk karena pada kiri dan kanan jalan banyak ditumbuhi pepohonan sangat mendukung masyarakat untuk menjalankan aktivitas-aktivitas yang disebutkan tadi. Bahkan pada hari Minggu, jalan Udayana ini merupakan tempat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kota Mataram. Lalu ada apa saja di sepanjang Jalan Udayana?

Arena Bermain Anak-anak

bermain

Dari yang saya lihat, ada dua tempat yang menjadi arena bermain anak-anak di jalan Udayana ini. Yang satu gratis dan yang satu berbayar. Kalau saya sih suka yang berbayar, karena lebih ramai. Jadi mainnya gak sendirian aja gitu. Sedangkan yang gratis ini, tempatnya sering sepi dan ada beberapa mainan yang kondisinya sudah tidak layak. Sebenarnya arena bermain yang berbayar ini adalah suatu tempat yang diisi oleh banyak penjaja aneka permainan. Jadi mereka dikumpulkan pada suatu area. Ada permainan pancing ikan, odong-odong, kereta api, dan masih banyak lagi.

Arena Olahraga

skateboard

DSCF4998

Selain arena bermain, disediakan pula beberapa fasilitas olahraga. Mulai dari peralatan fitness, lapangan basket, lapangan sepakbola, tempat bermain skateboard dan lainnya. Kalau pagi dan sore hari, arena olahraga ini udah dipastikan bakalan ramai banget. Untuk pakai peralatan fitness saja mesti bergantian. Jadi kalau mau gak antri pakainya, datang saja di siang hari #eh… Oh iya, pada pagi hari arena olahraga ini juga sering dimanfaatkan saat mata pelajaran Penjaskes oleh para pelajar yang sekolahnya terletak disekitar jalan Udayana.Ā  Nah… tenang saja, kalau untuk arena olahraga ini semuanya disediakan gratis kok šŸ˜‰ Teman-teman bebas menggunakannya kapan saja, jadi harap dijaga ya…

Aneka Warung Makan

tempatmakan

Buat yang suka duduk-duduk ngumpul sambil makan bareng keluarga, jangan lupa ke jalan Udayana ya šŸ˜‰ Disini terdapat beraneka warung makan dengan menu yang beraneka pula. Ada sate bulayak, mie ayam, bakso, dan lainnya. Tinggal pilih mau duduk santai lesehan beralaskan tikar atau duduk di kursi ala resto, semua ada! Pastinya diluar ruangan ya… Oh iya, yang jualan makanan dan minuman akan makin banyak jumlahnya disaat Car Free Day lho. Jadi yuk cuss duduk nongkrong di jalan Udayana sambil menikmati semilir angin disana.

Mushalla

DSCF5018

*maafkan fotonya yang lebih mirip iklan mobil*

Kalau lagi temanin anak bermain, atau lagi berolahraga, nongkrong makan dan sebagainya terus sudah masuk waktu shalat, jangan lupa shalat ya šŸ˜‰ Tenang aja, tidak perlu jauh-jauh cari tempat shalat. Mushalla sudah disediakan di jalan Udayana ini. Walaupun mungil, yang penting bisa dimanfaatkan ya. Namanya juga kota seribu masjid kan yaa, jadi dimana-mana harus ada masjidnya. Eh ini masjid apa mushalla ya?

Tugu Bumi Gora

DSCF5025

Penggemar batu mana nih? Nih ada batu gede banget di Mataram. Kali aja mau dikerok juga #eh. Ini namanya Tugu Bumi Gora. Dimana Bumi Gora ini adalah simbol dari Lombok, atau lengkapnya Bumi Gogo Rancah. Gogo Rancah itu artinya menanam padi di lahan kering. Hal ini karena masih banyak petani di Lombok yang tidak tersentuh irigasi, sehingga mereka terpaksa menanam padi di lahan yang kering. Lokasi Tugu Bumi Gora ini tepatnya berada di belakang arena bermain non gratis alias berbayar di jalan Udayana.

Selain tempat-tempat yang sudah disebutkan diatas tadi, di jalan Udayana ini juga berdiri sejumlah gedung perkantoran seperti kantor imigrasi, kantor DPRD Mataram, dan lainnya. Serta bangunan sekolah seperti SMA Negeri 5 dan SMP Negeri 6 Mataram. Komplit ya? Semoga kerapian dan kebersihan jalan Udayana ini bisa terjaga ya, supaya kota Mataram bisa punya ruang publik yang tetap terus dimanfaatkan oleh masyarakatnya šŸ˜‰

Kalau tempat yang jadi ruang publik di kota teman-teman apa nih? Ceritakan dong šŸ˜‰

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

18 Comments

  • Adi Pradana September 6, 2015 at 2:57 pm

    PalIng suka liat orang main skateboard….

    Reply
    • andyhardiyanti September 7, 2015 at 7:34 am

      Iya Mas, seru sekali sepertinya melihat mereka main skateboard itu. Sayangnya saya belum pandai memotret mereka, jadi foto yang pas adegan loncat-loncatnya pada blur semua šŸ˜€

      Reply
  • Lidya September 6, 2015 at 2:57 pm

    wah arena olah raganya ada tempat main skate board ya. Mbak Bandara Selaparang kenapa udah gak dipakai lagi?

    Reply
    • andyhardiyanti September 7, 2015 at 7:36 am

      iya, Mbak. Keren yaa..
      Gak tau itu mbak, mungkin sekarang semuanya memang dipusatkan di BIL. Padahal yang bandara Selaparang ini lokasinya di pusat kota lho. Dibanding yang sekarang, untuk sampai di bandara butuh waktu +/- 1 jam dari pusat kota Mataram.

      Reply
  • Arman September 6, 2015 at 3:52 pm

    Kirain area bermain nya yg rame yg gratis.

    Secara gratis gitu lho hahahaha.

    Ternyata yg bayar malah yg rame ya…

    Reply
    • andyhardiyanti September 7, 2015 at 7:39 am

      Hahahaha.. penting banget itu yang gratis ya man. Tapi disini malah sepi euy, karena udah sepi anak-anak malah kurang minat kalau gak ada teman mainnya gitu. Jadinya pada rame deh yang arena bermain non gratis. Mana setiap kali main mesti bayar pula >,<

      Reply
  • Hastira September 6, 2015 at 8:12 pm

    nah, bagus ya ada ruang publik tempat masarakat bersosialisasi dan tentunya kuliner itu perlu. Sip tempatnya

    Reply
    • andyhardiyanti September 7, 2015 at 7:39 am

      Benar Mbak. Ayo jalan-jalan ke Mataram, mbak šŸ˜‰

      Reply
  • Hastira September 6, 2015 at 8:14 pm

    sip memang perlu ada ruang publik agar masarakat bisa bersosialisasi

    Reply
    • andyhardiyanti September 7, 2015 at 7:45 am

      Setuju Mbak šŸ™‚ Terima kasih atas kunjungannya.

      Reply
  • Mugniar September 12, 2015 at 2:04 am

    Oooooh ini kayak tong Pantai Losari di Makassar, di’? Jadi pusat kegiatan warga ….
    EH, itu nama jalannya ada aksara lain juga … aksara apa namanya? Kayaknya bukan huruf Arab?

    Reply
  • Akarui Cha October 14, 2015 at 1:51 am

    Waaahhh Tugu Bumi Gora makin cantik. Dulu waktu kecil banget, Papa pernah ngajakin aku main ke sana dan tempatnya dulu sepi banget. Udah lama banget nggak ke Mataram, lebih dari 10 tahun sejak pindah ke Ibukota.

    Reply
    • andyhardiyanti November 2, 2015 at 4:38 pm

      10 tahun?
      Wihhh lama juga yaa.
      Saya aja baru 4 tahun nih menetap di Mataram. Salam kenal ya šŸ˜‰

      Reply
  • N. Firmansyah (@nfirmansyah_) October 14, 2015 at 4:27 pm

    Awalnya saya kira Udayana di Bali. Huhuhu.

    Bersih ya. Saya jadi teringat kabupaten Bantaeng, di Sulawesi Selatan. Kurang lebih seperti ini kondisinya.

    Reply
    • andyhardiyanti November 2, 2015 at 4:36 pm

      Iya, di Lombok juga ada jalan Udayana. Wah..Bantaeng..saya belum pernah kesana. Cuma sampai Makassar saja šŸ˜‰

      Reply
  • Weekly Photo Challenge: Circle – Blognya Andy Hardiyanti January 17, 2016 at 6:03 am

    […] foto Sedja (anak saya) saat bermain di Taman Bermain Udayana, Januari 2015 lalu. Sedja bermain peresotan yang sepaket dengan mainan terowongan ini. Tawanya […]

    Reply
  • Nikmatnya Tahu 151 A Lombok, Tahu Lembut Idola Para Wisatawan – Blognya Andy Hardiyanti December 3, 2016 at 3:03 am

    […] kali mendatanginya di tahun 2013 lalu. Iya, soalnya saya baru lahir di tahun 1991 dan menetap di Mataram pada tahun 2012. Jadi ya gitu..kudet deh #dibahas […]

    Reply
  • Pasar Kebon Roek Mataram – Blognya Andy Hardiyanti December 3, 2016 at 3:55 am

    […] berjalan-jalan melihat apa saja yang ada di jalan Udayana, sekarang saya akan mengajak teman-teman ke tempat selanjutnya yaitu Pasar Kebon Roek. Sebuah pasar […]

    Reply

Leave a Comment