Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan: Si Legendaris dan Ngehits!

Posted on 1 January 2018 By andyhardiyanti

nasi kuning warung pojok ampenan

Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan: Si Legendaris dan Ngehits! Pagi menjelang siang di hari terakhir tahun 2017, berawal dari melihat instastory seorang teman kami akhirnya tiba di sini. Warung Pojok Ampenan namanya. Ini adalah kali kedua saya (pastinya dengan suami dan si sulung) datang kemari, warung dengan menu nasi kuningnya yang legendaris. Kedatangan pertama saya yaitu pada beberapa bulan yang lalu, saat hamil trimester pertama. Sayangnya karena bawaan mual, maka saya benar-benar tidak menikmati seporsi nasi kuning komplit yang sudah dipesan. Ya kan tidak mungkin saya ceritakan di blog, kalau saat itu bahkan saya sendiri tidak mampu menghabiskannya. Akhirnya seperti yang saya bilang, setelah melihat instastory si teman yang kebetulan lagi sarapan di Warung Pojok Ampenan, maka ngilerlah saya untuk turut sarapan dengan menu tersebut. Sekaligus memastikan apakah memang si legendaris dan ngehits ini memang benar-benar enak dan layak diceritakan.

Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan: Si Legendaris dan Ngehits!

nasi kuning warung pojok ampenan

Berawal dari Kampung Melayu Ampenan

Usaha nasi kuning ini pertama kali dirintis oleh ibunda dari Dino (seorang pria tempat saya bertanya kala itu). Berdiri sejak tahun 1980-an, tepatnya di daerah Kampung Melayu Ampenan. Dulu usahanya tidak dikenal dengan nama warung pojok, orang-orang tahunya ya menjual nasi kuning dengan rasa yang enak. Maka ramailah mereka berdatangan menikmati menu nasi kuning setiap harinya. Baru kemudian di tahun 2000, usaha tersebut berpindah ke tempat yang sekarang, yaitu di Jalan Pabean No.154 Ampenan, Mataram. Tepatnya di kawasan Kota Tua Ampenan, tidak jauh dari Pantai Ampenan. Lumayan jauh yaa dari pusat kota Mataram, tapi tenang saja…soalnya menu nasi kuning di sini sudah bisa dipesan melalui ojek/kurir online lho!

Baca Juga: 5 Jasa Ojek dan Kurir Online yang Paling Populer di Lombok

Warungnya sederhana, lebih mirip sebuah rumah yang difungsikan sebagai rumah makan. Pengunjung bisa memilih beberapa tempat yang tersedia, yaitu di teras, ruang tamu, maupun di bagian dalam (yang terlihat seperti ruang tengah sebuah rumah). Selain nasi kuning, Warung Pojok Ampenan juga menerima pesanan nasi tumpeng. Pilihannya banyak, tinggal kalian sesuaikan dengan dana yang tersedia. Oh iya, untuk jam operasional, Warung Pojok Ampenan buka mulai pukul 06.30 dan tutup pada pukul 17.00. Dicatat ya!

Si Legendaris dan Ngehits, serta Tidak Buka Cabang di Tempat Lain!

Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan ini dikenal sebagai nasi kuning yang legendaris dan ngehits. Entah sudah berapa orang yang merekomendasikannya kepada saya, saat saya bingung mencari nasi kuning yang enak di Mataram. Sayangnya, ketenaran si nasi kuning mulai diusik oleh pesaingnya. Dimana sejumlah tempat mengaku sebagai cabang darinya. Pelanggan yang sudah benar-benar tahu rasanya pun sempat bingung karena perbedaan rasa nasi kuning dari tempat yang asli (Warung Pojok Ampenan) dengan yang mengaku sebagai cabangnya. Oleh karena itu, di dalam warungnya sudah dipasang semacam kertas info yang menyebutkan bahwa Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan tidak membuka cabang di tempat lain!

Seporsi Nasi Kuning Lengkap dengan Rasa yang Lezat

nasi kuning warung pojok ampenan

Harga Seporsi Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan

Kemarin, 31 Desember 2017, akhirnya saya benar-benar menikmati kuliner nasi kuning legendaris tersebut. Kalau awalnya saya nikmati sambil menahan rasa mual, maka kemarin saya benar-benar lahap menyantapnya sampai habis! Dan saya akui, ini nasi kuning terenak yang pernah saya makan di Mataram. Dan memang sejumlah orang yang saya kenal pun beranggapan demikian.

Jadi, berapa biaya yang harus disiapkan untuk menikmati seporsi nasi kuningnya? Yupss, saya bisikin nih yaa.. harganya hanya 20K! Eh kok “hanya”? Ya jangan dibandingkan dengan warung nasi pada umumnya dong -_-“. Menurut saya, harga tadi sebandinglah dengan apa yang tersaji dalam seporsi nasi kuning ini. Isinya tuh ada telur dadar, perkedel kentang, abon, serundeng, ayam suwir, sambal goreng tempe, dan beberapa lauk pilihan lainnya. Nanti tinggal cap cip cup tunjuk aja sama mbaknya.

nasi kuning warung pojok ampenan

Doyan Pedas atau Tidak?

Bagi pencinta pedas maupun yang anti pedas, tenang saja. Semua tersedia di sini. Pas banget dah, si sulung paling anti sama yang namanya pedas. Saat memesan, mbak/masnya bakal bertanya kita mau pesan nasi kuning yang pedas atau tidak. Kalau pedas, makan penampakannya adalah seperti foto di piring pertama, sedangkan yang tidak yaitu seperti foto kedua. Isinya sama, yang membedakan adalah pedas atau tidaknya saja (ya iyalah… kan sudah disebutkan tadi wkwkwkwk). Eh tapi kalau tidak pedas, ayamnya terlihat lebih banyak nih. Hihihi. Bagaimana soal harga? Lagi lagi jangan khawatir. Karena apapun pilihan kalian (pedas atau tidak), harganya tetap 20K per porsi. Adapun untuk minumannya, terdapat beberapa pilihan yaitu: air mineral, teh dan jeruk. Bisa dipesan hangat maupun dingin.

Saran saya sih, nasi kuning ini paling pas dinikmati di pagi hari. Cuma ya kabarnya di pagi hari pula warung tersebut sedang ramai-ramainya, jadi siap-siap mengantri ya! Teman-teman, ada yang suka makan nasi kuning juga?

—

Nasi Kuning Warung Pojok Ampenan
Jln. Pabean No.154 Ampenan, Mataram
Telp. 0878 6479 6615

Culinary nasi kuningnasi kuning legendariswarung pojok ampenan

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Culinary

Aneka Resep Kue untuk Momen Kumpul Keluarga

Posted on 8 November 202412 November 2024

Aneka Resep Kue untuk Momen Kumpul Keluarga. Kapan terakhir kali teman-teman mencoba membuat aneka resep kue untuk sajian kumpul keluarga? Apakah saat menyambut hari lebaran, merayakan ulang tahun pasangan, atau momen lainnya? Berbicara tentang kue, tahu gak sih bahwa kata kue berasal dari bahasa Hokkian, yaitu “kóe”, ini menjadi bukti…

Read More
Culinary

Kuliner Serabi Lezat dan Banyak Varian, Ya La Tansa Sorabi

Posted on 6 July 2020

Kuliner Serabi Lezat dan Banyak Varian, Ya La Tansa Sorabi. Kuliner Serabi merupakan salah satu jenis penganan yang tetap eksis hingga kini. Bagaimana tidak, baik orang tua maupun yang muda samasama menggemarinya. Menggemari kue yang akrab dengan toping kelapa parut dan gula merah ini. Meski tergolong sebagai kue tradisional, namun…

Read More
Culinary

Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau

Posted on 30 July 201929 October 2020

Dapoer Emak Caca, Surganya Kuliner Pedas dengan Harga Terjangkau. Pulau Lombok memang selalu identik dengan citarasa kulinernya yang pedas. Tidak heran kalau masyarakat di sini tidak bisa jauh-jauh dari yang namanya sambal dan sejenisnya. Makanan apapun itu, baik khas Lombok maupun tidak, rasanya wajib disajikan dengan sambal. Bagi para pendatang…

Read More

Comments (34)

  1. deehati says:
    1 January 2018 at 4:40 pm

    Jejak pertama pakai deehati nih~
    Besok-besok traktir gue dimari~

    Reply
  2. tesyasblog says:
    1 January 2018 at 10:15 pm

    Aku pas nginep di Sweet Peach House makan paginya nasi kuning enak banget! Enggak tau belinya dimana, tapi penampakannya kayanya sih sama. Duh I miss Lombok already:D

    Reply
  3. berbagifun says:
    1 January 2018 at 10:57 pm

    Heuheuheu, ini tempat makan jaman pacaran sampai dah punya anak umur 3 tahun…

    Reply
  4. Faridilla Ainun says:
    2 January 2018 at 2:05 am

    Duh, aku mendadak laper dan jadi pengen nasi kuning >.<

    Reply
  5. mpo ratne says:
    2 January 2018 at 6:25 am

    Agak mahal ye buat sarapan. Maklumin mpo biasa makan buat sarapan cuma lima ribu nasi uduk pakai bala bala. Lauk komplit harga bikin naik dikit.

    Reply
  6. miss dapur says:
    2 January 2018 at 6:28 am

    Cocok nih buat hidangan selamatan. Pas harga 20 ribu taruh nya di kotak nasi box. Btw tanya makan pakai kerupuk gak

    Reply
  7. Dzulfikar says:
    2 January 2018 at 6:44 am

    Wah ini bisa jadi rekomendasi wiskul selanjutnya klo lagi main ke Sumbawa

    Reply
  8. Khoirur Rohmah says:
    2 January 2018 at 7:32 am

    Warung Pojok Ampenan, berarti letak tempat warung ini di pojok dari persimpangan jalan begitukah mbak? Hhee
    Karena dinamakan Warung Pojok Ampenan hhee

    20K, setara lah ya mbak sama makanan yang disajikan, nasi kuning, enakk ???

    TFS ya mbakk

    Reply
  9. Rach Alida Bahaweres says:
    2 January 2018 at 9:01 am

    Halo mbaaa.
    Aku juga suka nih nasi kuning. Tapi belum pernah mencoba nasi kuning pojok ampenan. Kalau dilihat dari foto sih udah tahu sih makanan ini emang enaak

    Reply
  10. Nyi Penengah Dewanti says:
    2 January 2018 at 10:39 am

    sedap enaknya, pengen makan nasi kuning jadinya.
    dapetnya banyak harganya murce ya

    Reply
  11. Atiqo says:
    2 January 2018 at 10:44 am

    Ada harga. Ada rasa yaa mbaa. Harga adalah bentuk apresiasi kita atas sajian yg mengenyangkan.

    Reply
  12. Helena says:
    2 January 2018 at 12:28 pm

    20ribu standar dengan ayam dan lauk lainnya. Ah jadi penasaran nih. Aku catet kalau liburan ke Lombok.

    Reply
  13. dunialingga says:
    2 January 2018 at 12:46 pm

    itu 20ribuan aja mba? dengan lauk seabreek gitu…waaaw amaziiing ngeceesss…dan yang paling penting aku lihat tempatnya bersihh..ini jadi keunggulan sendiri

    Reply
  14. Annisa says:
    2 January 2018 at 1:07 pm

    Aduh cuman bisa ngiler dari jauh aja nih mbak hehehe. Semoga ada rezeki dan kesempatan traveling dan main ke Mataram ya, dicatet ah.

    Reply
  15. Munasyaroh Fadhilah says:
    2 January 2018 at 1:22 pm

    Tambah kerupuk atau peyek pasti lebih nikmat dan lengkap

    Reply
  16. Munasyaroh says:
    2 January 2018 at 1:23 pm

    Tambah kerupuk atau peyek pasti lebih nikmat dan lengkap. Hmmmm pengen nyoba

    Reply
  17. lendyagasshi says:
    2 January 2018 at 9:45 pm

    Pingin banget main ke Lombok, Mataram. Kebetulan ada adik Babe yang domisili di sana.
    Dulu….sudah pernah main ke Lombok.
    Dan rasanya pernah dibelikan nasi kuning legendaris ini.

    Tapi untuk rasanya, aku lupa-lupa ingat.
    Hiikk~~
    ((maklum yaa…pas ke sana aku masih SD))

    Reply
  18. Okti says:
    2 January 2018 at 2:59 pm

    Nasi kuning enaknya mending beli aja kali ya?
    Pernah pas ulang tahun anak coba2 buat nasi kuning eh malah gagal.
    Sarapan nasi kuning itu sesuatu banget pokoknya… Endess!

    Reply
  19. Nova DW says:
    2 January 2018 at 3:50 pm

    Pernah sih bikin nasi kuning sendiri, tapi rasanya lenih mantap kalo beli deh hehe. Moga suatu saat bisa nyivipin nasi kuning ampenan deh ^^

    Reply
  20. monique firsty says:
    2 January 2018 at 4:01 pm

    Wah menggoda sekali sayang jauh harus ke mataram, semoga ada kesempatan kesana lagi ?

    Reply
  21. Lina W. Sasmita says:
    2 January 2018 at 4:02 pm

    Limbok tuh kayak banget sama kulinernya kalau memang mau diulik dan dikembangkan. Pernah makan di pinggiran Mataram, duh masakannya enak² banget.

    Reply
  22. rizka edmanda says:
    3 January 2018 at 1:29 am

    pagi pagi baca artikel ini jadi laper.. haha

    Reply
  23. Nita Lana Faera says:
    3 January 2018 at 2:51 am

    Di Lombok ada Kampung Melayu juga ya, haha… 20 ribu iya wajar lah karena pakai ayam goreng juga kan. Nutupnya cepet ya cuma sampai jam 5.

    Reply
  24. Niee says:
    3 January 2018 at 4:59 am

    Ah, kelihatannya enak tuh mbak. di Pontianak juga ada satu langganan aku untuk nasi kuning ini. Harganya juga 18k seh. Jadi emang standarnya segitu kali yak buat nasi kuning yang lengkap 😀

    Reply
  25. Khairiah says:
    3 January 2018 at 10:25 am

    Aduh laper ingin nasi kuning mana nggak buka cbng lagi

    Reply
  26. Eni Martini says:
    3 January 2018 at 4:54 pm

    Aku sukaaaa banget nasi kuning, kadang suka bikin sendiri

    Reply
  27. Icha faizah says:
    3 January 2018 at 5:17 pm

    YaAllah, menggoda amat tuh nasi kuning.

    Sarapan nasi kuning yg masih anget, enak banget kayanya.

    Reply
  28. naqiyyah syam says:
    4 January 2018 at 2:00 am

    Mau banget nyobain nasi kuning di sini ya. aku anak kedua yang suka banget dengan nasi kuning ini

    Reply
  29. Apura says:
    4 January 2018 at 7:12 am

    Nasi kuning pake sambel enakkk… Laper saya mana belum makan siang ?

    Reply
  30. Ria Kurniasih says:
    7 January 2018 at 5:11 am

    huahhh jadi kepengen makan nasi kuning, sarapan nasi kuning + sambel lengkapnya enakkkkk

    Reply
  31. Juli says:
    13 January 2018 at 11:26 pm

    Laper mbak, pagi2 baca ini, hwehehe.

    Reply
  32. Ranselusang says:
    16 January 2018 at 7:06 pm

    Duh nasi kuning ampenan kurindu!!!!! Beberapa bulan ga singgah di lombok jadi rindu dan pengen lngsung melipir ke ampenan.

    Satu kata untuk masi kuning ini, top!!!

    Reply
  33. Agus Supriyono says:
    10 February 2018 at 1:02 pm

    Dipandang saja sudah menarik, sepertinya enak

    Reply
  34. Bellen says:
    25 November 2018 at 10:59 pm

    Tempat ibu aku kerja dulu,dari aku TK sampai SD. Warung Pojok emang gk pernah ngecewain..

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Farida Pane on Rekreasi dan Olahraga di UNRAM Sport Center
  • Dita Indrihapsari on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Eni Martini on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • lendyagassi on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Dede Diaz on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes