Skip to content
Blognya Andy Hardiyanti
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

  • Home
  • About
  • Culinary
  • Review
  • Traveling
  • Disclosure
Blognya Andy Hardiyanti

mencatat, semoga bermanfaat :)

Resolusi 2018, Fokus pada Skala Prioritas!

Posted on 14 December 201715 December 2017 By andyhardiyanti

resolusi 2018

Resolusi 2018, Fokus pada Skala Prioritas! Tidak terasa tahun 2017 akan berakhir dalam beberapa hari lagi. Serangkaian aktivitas yang padat merayap, ditambah lagi kebiasaan buruk menunda-nunda pekerjaan membuat waktu yang tersedia semakin sempit rasanya. Jangan heran kalau ada saja yang batal dikerjakan dari to do list yang sudah dibuat jauh hari sebelumnya. Padahal siapapun, termasuk saya, pasti menginginkan pencapaian yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2017 bagi saya, masih jauh dari sempurna. Segala sesuatunya masih belum tertata dengan baik. Entah itu untuk urusan keluarga di rumah, kesehatan, maupun pekerjaan.

Dan seperti biasa, di penghujung tahun saya pun mengevaluasi apa yang kurang selama setahun kemarin. Mulai dari hal-hal yang perlu ditingkatkan, diperbaiki atau bahkan ditinggalkan. Singkatnya, ingin menjadi manusia seperti apa saya di tahun 2018 nanti. Saya menyebutnya sebagai Resolusi 2018, sebuah tulisan tentang harapan-harapan atau bisa dikatakan janji saya pada diri sendiri untuk tahun yang akan datang. Kalian juga menuliskannya, bukan?

Evaluasi Tahun Kemarin

resolusi 2018

Tentang Skala Prioritas

Bagi saya, berbicara mengenai skala prioritas berarti berbicara tentang urutan-urutan berikut, yaitu: sangat penting-penting-kurang penting. Apapun yang akan dikerjakan, seharusnya masuk ke dalam sebuah daftar dan diberikan urutan-urutan tersebut. Dan yang terpenting kita mematuhi apa yang telah tercantum pada daftar skala prioritas itu. Sayangnya, di tahun kemarin saya sering kali membuat skala prioritas hanya di kepala. Tidak menuliskannya.

Ya, saya seperti membuat sebuah daftar pekerjaan dari yang kurang penting hingga yang sangat penting. Namun hanya di kepala. Saya berpikir tentang apa yang seharusnya lebih dulu saya selesaikan, lalu saya mengerjakannya. Karena tidak dituliskan, maka tidak jarang saya melanggar skala prioritas tersebut. Imbasnya, banyak hal-hal yang terbengkalai dan hal-hal yang dikerjakan tetapi tidak maksimal. Itulah mengapa saya rasa apapun resolusi di tahun mendatang, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa fokus pada apa yang disebut skala prioritas.

Evaluasi Tahun 2017

Sebelum menuliskan apa yang menjadi resolusi saya di tahun 2018, saya ingin mengevaluasi dulu bagaimana tahun 2017 kemarin. Tulis kekurangannya aja kali ya? Biar tahu apa yang harus diperbaiki di tahun berikutnya. Yaa baik itu dari segi kehidupan di keluarga, kesehatan hingga pekerjaan.

Keluarga

  • Rasanya family time tahun ini tidak seintim tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena saya sedang mengandung putri kedua, jadi kami jarang motoran lagi. Ya, family time kami biasanya terjadi saat mengeksplor tempat-tempat wisata menggunakan motor. Pergi ke tempat wisata yang cukup jauh dari rumah.
  • Selanjutnya, untuk urusan masak memasak. Duh rasanya saya jarang eh gak pernah masak di rumah euy! Pernah sih dua – tiga kali. Itupun lebih heboh persiapannya. Hihihi. Tapi sebenarnya gak usah dibahas sih, saya memang lemah untuk urusan yang satu ini.

Kesehatan

  • Kebiasaan tidur larut malam bahkan baru tidur ketika selesai shubuh rasanya belum hilang sejak tahun-tahun kemarin. Padahal ingin sekali rasanya beraktifitas di pagi hari dan bisa tidur sebelum larut malam menjelang.
  • Kuat ngemil, jarang olahraga, tapi gak mau gendut. Bwahahahah. Masalah banget ini!
  • Kurang istirahat, sekalinya sakit baru deh bingung sendiri. Ya harusnya sih bisa jaga kesehatan dan mengerti dengan sinyal tubuh sendiri, biar gak tunggu sakit dulu baru beneran istirahat.

Pekerjaan

  • Sering kali menunda-nunda pekerjaan, jatuhnya semua dikerjakan saat hari H alias pas deadline. Karena dikerjakan dengan waktu yang terbatas, saya akui hasilnya pun tidak optimal.
  • Tidak fokus pada apa yang sedang dikerjakan. Saya mengerjakan beberapa hal di saat yang bersamaan, menurut saya sih sebaiknya selesaikan dulu yang satu, baru kemudian beralih mengerjakan yang lain.

Resolusi 2018, Fokus pada Skala Prioritas!

resolusi 2018

Jadi bagaimana resolusi 2018 saya nanti? Intinya adalah fokus pada skala prioritas. Saya ingin ketika membuat sebuah daftar pekerjaan, maka saya benar-benar mematuhi dan disiplin pada daftar tersebut. Secara umum, tentu saja saya ingin segala sesuatunya menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Berikut ini resolusi saya di tahun 2018, yang saya bagi ke dalam tiga kategori: keluarga, kesehatan dan pekerjaan.

Keluarga

Keluarga kecil kami kini sudah beranggotakan 4 orang. Ini adalah pekerjaan rumah bagi saya tentang bagaimana mengatur segalanya. Ya, sebab bertambah seorang lagi yang harus diurus sekarang. Di tahun 2018 nanti saya berharap, saya bisa:

  • Lebih intim dengan keluarga, baik saat di rumah, travelling dan sebagainya. Saat bermain atau berbicara dengan duo krucil, maka saya benar-benar fokus pada mereka. Tidak mengerjakan hal lain atau memegang gadget misalnya. Saya ingin mereka berdua benar-benar merasa diperhatikan oleh saya. Juga mulai lebih sering memasak di rumah (tolong bagian ini jangan ditertawakan yaa).
  • Oh ya, saya ingin jalan-jalan ke mana gitu berempat saja. Setidaknya sebelum si kakak mulai duduk di bangku sekolah dasar pertengahan tahun 2018 nanti.

Kesehatan

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa kebiasaan hidup saya di tahun-tahun kemarin sangatlah tidak sehat. Sudahlah doyan ngemil, jarang istirahat, malas olahrga, eh giliran udah jatuh sakit kok malah bingung sendiri ya. Pigimana tuh? Hihihi. Oleh karena itu, ini yang menjadi resolusi saya di tahun 2018 untuk urusan kesehatan:

  • Membiasakan diri untuk bekerja dan beraktivitas sejak shubuh dan beristirahat sebelum pukul 9 malam. Dengan catatan si bayi tidak rewel ngajakin begadang yaa.
  • Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat, serta melakukan olahraga ringan secara teratur.
  • Mengkonsumsi multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh. Dan kalaupun sudah terlanjur jatuh sakit, maka saya harus segera mengkonsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Supaya sakitnya gak kelamaan.

Pekerjaan

Karena kebutuhan hidup yang kian bertambah, maka gak ada salahnya dong selain suami bekerja, saya pun ikut membantunya. Jangan heran, kami sudah sama-sama bekerja sejak satu atau dua tahun belakangan ini. Dan bekerjanya pun memang dari rumah, bermodalkan akses internet. Kalaupun keluar rumah, maka itu hanya urusan bertemu klien. Di tahun 2018, saya maunya bekerja lebih profesional agar hasilnya pun optimal. Maka yang saya harus lakukan yaitu:

  • Konsisten mengelola blog, baik itu blog pribadi maupun blog yang memang digunakan untuk pekerjaan. Rutin membuat 1 postingan per hari, semakin banyak semakin baik.
  • Menyelesaikan pekerjaan lebih awal atau jauh hari sebelum deadline tiba. Agar tidak terburu-buru dan hasilnya bisa lebih optimal. Oh ya, ini juga untuk menghindari menumpuknya semua pekerjaan di satu waktu.

Nah, dari poin-poin resolusi 2018 yang saya sebutkan di atas nantinya tentu akan ada sub-sub poin lagi yang akan masuk ke dalam daftar skala prioritas. Untuk diurutkan sesuai kepentingannya. Itulah yang menjadi fokus saya. Agar segala sesuatunya bisa dikerjakan dan diselesaikan dengan baik. Tentu saja, harapannya tidak ada satupun yang terbengkalai πŸ˜‰

Sehat, Tepat dan Menebar Manfaat

Tubuh Sehat dan Kelola Waktu Secara Tepat untuk Terus Menebar Manfaat

Kesimpulannya adalah sehat, tepat dan menebar manfaat. Bagaimanapun tubuh yang sehat adalah yang terpenting. Dengan tubuh dan jiwa yang sehat, maka kita dapat melakukan aktivitas apapun. Selanjutnya yaitu pengelolaan waktu yang tepat. Kita semua dijatahkan waktu yang sama sebanyak 24 jam, tapi tidak semua orang dapat mengelola waktu yang diberikan tersebut dengan baik. Maka pengelolaan waktu yang tepat adalah kuncinya. Nah, jika tubuh sehat dan kita mampu mengelola waktu yang ada secara tepat, maka kita akan mampu menebar manfaat ke mana saja. Baik itu kepada keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Untuk urusan menjaga kesehatan. Seperti yang saya sebutkan pada poin-poin resolusi di atas, selain mengkonsumsi makanan minuman yang sehat serta berolahraga teratur, saya juga mulai mengkonsumi multivitamin. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjaga daya tahan tubuh serta memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Agar dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala. Nah, multivitamin yang saya maksud adalah Theragran-M.

Theragran-M, Untuk Mendukung Aktivitas Saya

resolusi 2018

Serangkaian aktivitas yang saya lakukan baik di dalam maupun di luar rumah, pasti membutuhkan energi yang tidak sedikit. Selain menguras energi, tentu menguras pikiran pula. Dan kalau sudah sakit, malah berakibat ke menumpuknya pekerjaan yang harus diselesaikan. Di situ deh saya butuh banget vitamin yang bisa mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Yaa, pokoknya biar sakitnya gak kelamaan deh!

Theragran-M merupakan kombinasi multivitamin-mineral yang sudah diresepkan oleh para dokter sejak 40 tahun lamanya. Tidak heran kalau untuk urusan mengelola kondisi tubuh di masa pemulihan, Theragran-M ini juaranya! Adapun yang terkandung dalam sebutir kaplet Theragran-M adalah kombinasi multivitamin dan mineral yang terdiri dari: magnesium, zinc, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, serta mineral essensial lainnya.

Kalau sudah minum Theragran-M, gak khawatir deh untuk beraktivitas dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan lagi. Jadi buat teman-teman yang punya resolusi di tahun 2018, ini nih pesan saya:

  • Kesehatan tubuh dan jiwa itu yang utama. Kalau sudah jatuh sakit, jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin yang bagus untuk masa pemulihan. Supaya bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
  • Kelola waktu secara tepat. Jangan terbiasa menunda-nunda pekerjaan.
  • Teruslah menebar manfaat, karena manusia yang baik adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
  • Yang terakhir dan terpenting yaitu, apapun resolusi kalian nanti pastikan untuk fokus pada skala prioritas. Agar tidak ada yang terbengkalai serta sesuatunya diselesaikan secara optimal dan tepat pada waktunya.

Selamat menyambut Tahun Baru πŸ™‚ Semoga segala yang diresolusikan dapat terlaksana.

—

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog
yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

Random Thoughts 2018resolusi 2018resolusi tahun 2018

Post navigation

Previous post
Next post

Related Posts

Random Thoughts

Belanja Pakaian Bayi, Aktivitas Me Time yang Menyenangkan!

Posted on 26 March 2018

Belanja Pakaian Bayi, Aktivitas Me Time yang Menyenangkan! Bagi saya pribadi, berbelanja pakaian si kecil menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan. Karena begitu menyenangkannya, aktivitas ini masuk ke dalam daftar me time saya. Hahahaha me time saya mah gitu, selain duduk duduk menikmati secangkir kopi di coffee shop favorit tentunya….

Read More
Random Thoughts

Puisi Malam Takbir dan Ramadan Segera Berakhir

Posted on 27 May 201930 May 2019

Puisi Malam Takbir dan Ramadan Segera Berakhir. Ramadan telah tiba di sepuluh hari terakhirnya. Tigapuluh hari rasanya berlalu begitu saja, ah apa sudah cukup baik diisi dengan ibadah? Memasuki waktu penghujung, tiap manusia sudah dibuat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Ada yang memilih sibuk membuat aneka penganan atau meracik bumbu untuk…

Read More
Random Thoughts

Kue Tart Hari Raya, Untuk Apa?

Posted on 11 July 202213 July 2022

Kue Tart Hari Raya, Untuk Apa? Ada black forest berdiameter 22 cm di malam jelang Idul Adha kemarin. Kue tart hari raya, begitu saya memberinya nama. Kue yang dibeli dadakan, sudah macam tahu bulat saja. Untungnya bakery tempat membelinya memang selalu membuat black forest setiap hari, jadi kami tetap bisa…

Read More

Comments (61)

  1. Didit says:
    15 December 2017 at 9:51 am

    Jdkan d tahun ini sbagai evaluasi diri utk mlangkah lebih baik lg d tahun depan… Amiiin

    Reply
  2. Nissa AMS says:
    15 December 2017 at 4:55 am

    Bener mbaa.. Dalam hidup harus ada skala prioritasnya.. Kalo gak kita sendiri yang kebingungan mana yang mau dilakukan lebih dulu..

    Reply
  3. Yurmawita says:
    15 December 2017 at 7:31 am

    Semoga di tahun 2018 semakin banyak rezekinya ya mba Amin

    Reply
  4. lendyagasshi says:
    15 December 2017 at 4:13 pm

    Iya…mba.
    Kadang kesehatan kita anggap remeh, padahal justru inilah yang paling harus diperhatikan.

    Semoga diberi kemudahan, kesehatan dan kelancaran selalu yaa, mba Andy di sepanjang hari-hari ke depan.
    Aamiin.

    Reply
  5. Juliastri Sn says:
    15 December 2017 at 8:40 am

    Selamat menjalankan resolusi di tahun 2018 πŸ™‚

    Reply
  6. Nchie Hanie says:
    15 December 2017 at 9:00 am

    Nah sebelom Kaka masuk SD, sini jalan2nya ke Bandung aja lagii, bawa oroknya, sini Tante gendong.
    Semoga resolusi 2018 tercapai yaa.

    Reply
  7. Nova DW says:
    15 December 2017 at 10:22 am

    Skala prioritas akan membuat kita bisa lebih fokus pada tujuan.
    Semoga resolusinya tercapai ya mbak ^^

    Reply
  8. Apura says:
    15 December 2017 at 10:24 am

    Boleh banget ini dicontoh resolusinya. Hihihi
    Yang pasti kesehatan memang penting supaya bisa melakukan segala resolusi

    Reply
  9. Okti says:
    15 December 2017 at 10:52 am

    Masih banyak hutang saya (baca resolusi tahun lalu) yang belum bisa saya bayar alias tidak tercapai. Jadi malu untuk melist resolusi 2018 jika hasilnya seperti yg sudah2. Hehehe…

    Semangat mbak. Semoga resolusinya tercapai. Amin…

    Reply
  10. Ndy Pada says:
    15 December 2017 at 11:12 am

    Jelang 2018, semoga makin sukses, sehat selalu dan bahagia bersama keluarga ya Bunda Sedja ?

    Reply
  11. Farida Pane says:
    15 December 2017 at 12:06 pm

    Kalau sdh menyusun prioritas, akan lbh mudah menjalani dan menyelesaikannya ya. Langkah yang jitu πŸ™‚

    Reply
  12. Tuty Queen says:
    15 December 2017 at 3:34 pm

    Kalau aku tahun 2018 fokus dengan pola hidup sehat mbak, soalnya tahun 2017 sering drop dan gampang sakit.

    Reply
  13. Nathalia DP says:
    15 December 2017 at 6:30 pm

    Keren resolusinya, semoga tercapai πŸ™‚

    Reply
  14. liza says:
    15 December 2017 at 11:50 pm

    amiiinnn.. semoga sehat selalu ya mba

    Reply
  15. April Hamsa says:
    16 December 2017 at 12:01 am

    Semangat mbak. Semoga tahun 2018 lebih baik dari sebelumnya.
    2017 emang mestinya dievaluasi ya, jd tahun sebelumnya bisa fokus lanjutin yang udah dikerjakan dan fokus memulai yang belum TFS

    Reply
  16. Fachri says:
    16 December 2017 at 12:23 am

    Kelihatannya sudah rutin ya buat resolusi tiap tahunnya..
    Sukses dan semangat dg resolusi th 2018 nya, semoga tercapai semua

    Reply
  17. bedelhoki says:
    16 December 2017 at 12:59 am

    berarti resolusi kita sama mbaksist,
    sehat (dan punya perut sixpack) adalah target utama di tahun 2018.
    semangat.. semangat.. semangat…! semua pasti Bisaa….!!
    eh btw itu beli TheRagran-M dimana? pesen online kah..?

    Reply
  18. Annisa says:
    16 December 2017 at 1:03 am

    Yeay semoga bisa tercapai semua resolusinya di tahun 2018 ya mbak. Pasti bisa! Aku juga punya resolusi yang sama unntuk bisa post 1 hari 1 content di blog pribadiku dan platform lain. Yang susah konsistennya, keinginan mah selalu ada. hehehehe

    Reply
  19. Baiq Rosmala says:
    16 December 2017 at 2:40 am

    Semangaaat mamah muda. Semoga apa yang ditargetkan dapat tercapai semuanya ^^

    Reply
  20. Mukhsin Pro says:
    16 December 2017 at 6:43 am

    Wah, sudah bikin resolusi 2018 aja nih. Semangat bu!

    Reply
  21. Witri Prasetyo says:
    16 December 2017 at 10:58 am

    Kesehatan emang no 1, Insya Allah semua bisa tercaapai klo sehattt

    Reply
  22. Anindita Ayu says:
    16 December 2017 at 4:24 pm

    Skala prioritas ini membuat kita dipaksa untuk memilah-milah hal apa sangat penting, penting, dan tidak penting. Semoga semua resolusinya bisa tercapai mbak..

    Reply
  23. Aira Kimberly says:
    17 December 2017 at 5:22 am

    waduh jadi inget belom bikin resolusi hiks

    Reply
  24. Diah Kusumastuti says:
    17 December 2017 at 6:19 am

    Yes, catet Mbak. Harus fokus pada skala prioritas ya. Semoga semua resolusi kita tercapai. Aamiin.

    Reply
  25. Lely says:
    17 December 2017 at 10:06 am

    iya juga ya harus ada skala prioritas. hmm bila perlu di buat list gitu ya apa aja goals yang ingin dicapai di tahun 2018. thanks infonya mbak πŸ˜€
    semoga kita semua selalu diberikan kesahatan.

    Reply
  26. Ruli retno says:
    17 December 2017 at 1:21 pm

    Aku juga 2018 pengen bisa lebih intim sama keluarga. Mudah2an tercapai semua resolusinya mba

    Reply
  27. Keathine says:
    17 December 2017 at 2:04 pm

    Selamat menyambut th 2018!

    Reply
  28. Tagugur says:
    17 December 2017 at 3:43 pm

    Semoga ditahun 2018,, kita makin sukses….
    Makin byk job blog Hihihi

    Reply
  29. Denia Huzannur Ariani says:
    19 December 2017 at 3:19 am

    Satu tulisan perhari, wahhh sy malah ga sanggup dan ga bisa kalo yg itu haha

    Reply
  30. fachri says:
    19 December 2017 at 11:20 pm

    Kayaknya sy butuh yg Theragran-M itu πŸ™‚
    Memang saat aktivitas banyak, tubuh jadi kurang istrahat, butuh vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

    Reply
  31. Atiqo says:
    20 December 2017 at 4:59 am

    Wah resolusinya keren, selalu tentang diri sendiri dulu yaa mbaa. Semoga tercapai resolusinya.

    Reply
  32. Munasya says:
    20 December 2017 at 7:05 am

    Hanya bisa mendoakan semoga resolusinya tercapai dan diberi kesehatan prima

    Reply
  33. Rach Alida Bahaweres says:
    20 December 2017 at 7:24 am

    Halo mba. Resolusinya buat bisa tidur tak begadang lagi aku dukung deh. Udah upaya apa saja yang dilakukan agar tak insomnia gitu, mba?

    Reply
  34. Irni Irmayani says:
    20 December 2017 at 8:05 am

    aku juga jarang masak mbak dirumah? pengen juga seh rajin masak supaya lebih sehat. tapi kok susah banget yak ?

    Reply
  35. Dara says:
    20 December 2017 at 2:15 pm

    Saya mau tos dong Mbak tentang yang masak memasak itu. Saya juga gak pernah masak di rumah, apalagi sejak suami pindah ke Jakarta dan saya di rumah sendirian. Hehe…

    Reply
  36. Helena says:
    21 December 2017 at 12:14 am

    Busui, sehat-sehat ya. Skala prioritas penting itu supaya ga semuanya mendadak. Semoga resolusi 2018 tercapai.

    Reply
  37. Ata says:
    21 December 2017 at 1:00 am

    Aamiin, semoga tercapai resolusi 2018-nya ya Mba πŸ™‚

    Reply
  38. April Hamsa says:
    21 December 2017 at 2:08 am

    Skala prioritas bener banget mbak, utamanya anak2 dah besar ya, butuh perhatian lagi. Sama evaluasi kerjaan gmn caranya wkatu kita meski kerja dr rumah tapi tetep bisa efektif dan selesai tepat waktu hehe
    Btw semoga resolusi 2018-nya tercapai yaaa

    Reply
  39. Mugniar says:
    21 December 2017 at 11:36 am

    Harus kurangi begadang!
    (Ini sih buat saya juga hihi)

    Reply
  40. Liza Permasih says:
    22 December 2017 at 1:20 am

    Betul, skala prioritas itu penting banget untuk mencapai target2 yaa…

    Reply
  41. suga setiawan says:
    28 December 2017 at 8:00 am

    Aku banget mbak, klo belum kesampaian nggak bisa move on hihi

    Reply
  42. khairul azmi says:
    29 December 2017 at 3:21 am

    Mantap, bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua.

    Reply
  43. Ambar Pravita says:
    29 December 2017 at 8:10 am

    semoga resolusi 2018 segera terwujud y mbak..

    Reply
  44. Nyi Penengah Dewanti says:
    29 December 2017 at 8:29 am

    aku juga butuh ngevaluasi diri nih mba, banyak kerjaan yang masih belum beres hehehe

    Reply
  45. Lia Harahap says:
    29 December 2017 at 9:48 am

    Sedang hamil ya, Mbak. Selamat ya πŸ™‚

    Semoga resolusi tahun depan tercapai.

    Reply
  46. Anggraeni Septi says:
    29 December 2017 at 11:48 am

    Saya bantu aminkan resolusinya ya mbak. Dan untuk urusan per- dapur-an kogh kita samaan sih. Gak bakat urusan masak haha. Semoga sehat sekeluarga ya mbak πŸ™‚

    Reply
  47. Anik says:
    29 December 2017 at 11:54 am

    Tips2nya bagus nih buat pencapaian resolusi. Sukses ya mbak

    Reply
  48. Leyla says:
    29 December 2017 at 6:05 pm

    Betul mba. Memang kita harus fokus pada skala prioritas. Apalagi kita ibu rumah tangga yang banyak kerjaannya.

    Reply
  49. Ziadah says:
    30 December 2017 at 3:26 am

    Wishing you all the best for 2018, makasi udah sharing resolusinya Dy.

    Reply
  50. Adriana Dian says:
    30 December 2017 at 6:58 am

    Setelah menyusun resolusi, jadi makin semangat dong ya tentunya menyongsong tahun 2018. Semoga bisa terwujud semua resolusi 2018nya yaaaaa

    Reply
  51. Adi Pradana says:
    30 December 2017 at 9:04 am

    Lets do the best! Semoga terwujud resolusinya kakak…. πŸ™‚

    Reply
  52. Nova Violita says:
    30 December 2017 at 2:43 pm

    Apapun yang menjadi prioritas dari kehidupan ini…modal utamanya haruslah sehat…

    Theragran M , pilihan tepat multivitamin agar tubuh selalu vit

    Reply
  53. nahayuka says:
    31 December 2017 at 12:24 am

    Sepertinya kesehatan memang harus jadi prioritas juga ya…

    Reply
  54. Lina W. Sasmita says:
    1 January 2018 at 2:06 pm

    Kalau tahun 2017ku, menyedihkan sekali. Nggak ada pencapaian apa pun. Produktivitas ngeblog menurun. Hikssss. Dan 2018 pun belum menentukan resolusi.

    Reply
  55. Intan says:
    3 January 2018 at 10:33 am

    Semoga resolusinya di tahun ini tercapai yaa ??

    Reply
  56. Lidha says:
    3 January 2018 at 6:27 pm

    Sama, saya juga concern apa yang sudah jadi prioritas selama ini tapi belum bisa terealisir dengan baik

    Reply
  57. Santi Dewi says:
    4 January 2018 at 6:46 am

    Hmm… betul, dalam resolusi pun kita harus punya skala prioritsanya dulu… semoga resolusinya tercapai semua ya…

    Reply
  58. Dewi Nuryanti says:
    6 January 2018 at 7:29 am

    Ini nih yg gak pernah aku lakuin. Intropeksi setahun dan buat resolusi. Aku tipe org yg ya udah jalanin aja. Tp aku tau aku mau kemana dan berbuat apa. Lebih ke yg ada dihati dan pikiran aja, terus just do it deh.

    Reply
  59. April Tupai says:
    6 January 2018 at 3:59 pm

    Susah banget mbak istirahat sebelum jam 9. Hidupku justru dimulai d jam 9 malam hahaha. Baru bisa kerja depan laptop saat anak tidur. Semangat utk resolusinya yaa

    Reply
  60. Djangkaru Bumi says:
    7 January 2018 at 3:34 am

    Jarang olah raga ,tapi tidak mau kendut, aku banget tu. πŸ™‚
    Saya sekarang mencoba untuk mengurangi begadang.

    Reply
  61. Pingback: Holiday Resort Lombok, Resort dengan Fasilitas Super Lengkap di Lombok! - Blognya Andy Hardiyanti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Datang, Salam Kenal ;)

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan share postingan di blog ini kalau memang bermanfaat ;) Jangan lupa tinggalkan komentar dan tunggu kunjungan saya di blog teman-teman. Ada yang ingin ditanyakan? Atau ingin bekerja sama dengan saya? Kontak saya di: andyhardiyanti@gmail.com

Komentar Terbaru

  • Menikmati Pemandangan Kincir Angin Raksasa PLTB Jeneponto on Pengalaman Naik Kapal PELNI KM Tidar dari Surabaya ke Makassar
  • 7 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Mataram Lombok - Blognya Andy Hardiyanti on Belanja Perlengkapan Bayi di Mataharimall.com
  • Didik - Lazwardy on Rekomendasi Taman dan Area Olahraga Gratis di Kota Mataram
  • Fenni Bungsu on Rekreasi dan Olahraga di UNRAM Sport Center
  • Bisnis Tetap Jalan, Pemiliknya Jalan-jalan on Sunset Cantik di Pantai Klui

Bagian Dari

Intellifluence Trusted Blogger

Seedbacklink
Warung Blogger

Blogger Perempuan


 

Indonesian Food Blogger
Blogger Plus
©2026 Blognya Andy Hardiyanti | WordPress Theme by SuperbThemes