Pengurusan Tiket Si Kecil dan Customer Service Traveloka

bandara-bandung

Pengurusan Tiket Si Kecil dan Customer Service Traveloka. Masih pada ingat tidak pengalaman saya sewaktu pertama kali ke Bandung setahun yang lalu setelah memenangkan salah satu lomba menulis yang diadakan oleh Traveloka? Ya, hadiahnya berlaku hanya untuk satu penumpang. Sementara kondisinya saat itu, saya harus berangkat bersama si kecil. Itu berarti saya harus mengurus tiketnya sendiri agar bisa ikut bersama saya. Sayangnya saya lupa kalau anak saya yang akan dibawa ke Bandung ini usianya baru 4 tahun. Dan setiap saya melakukan pemesanan pada aplikasi Traveloka, pesanan tersebut tidak dapat diproses.

Adapun untuk para pemenang, kita diperkenankan untuk memilih rute yang diinginkan (sesuai hadiah lomba yang telah dijanjikan sebelumnya), kemudian melakukan sejumlah mekanisme hingga akhirnya dikirimkan kode booking oleh Traveloka. Dan seperti yang saya bilang tadi, saya juga harus memesan tiket untuk anak saya. Tentunya dengan jadwal keberangkatan yang sama pula dengan saya. Ya kali anaknya mau dibiarkan jalan sendiri~

Sempat bingung juga mengapa aplikasi Traveloka tidak dapat memproses pemesanan tiket untuk si kecil. Berapa kali saya coba hasilnya tetap nihil. Demikian pula yang saya lakukan pada website booking online yang dimiliki oleh maskapai yang bersangkutan. Tetap saja tiket pesawat yang saya inginkan tidak dapat diproses pesanannya. Saya kembali menggunakan Traveloka, kali ini melalui websitenya tapi tetap tidak bisa. Sampai akhirnya saya memperhatikan keterangan dari sistem mengapa pemesanan tersebut tidak dapat diproses adalah karena anak dengan umur di bawah 12 tahun harus minimal berangkat bersama satu orang dewasa. Duh pantas saja saya coba berapa kali pemesanannya tidak dapat diproses 🙁

Oh iya, kejadian ini sebenarnya sudah berlangsung setahun yang lalu. Siapa tahu ada yang mengalami juga. Jadi bisa sekaligus sharing. Lanjut yaa..jadi tiket saya sudah oke beberapa hari sebelumya. Sedangkan si kecil belum jelas, padahal jelas jelas dia pun harus berangkat. Dua hari sebelum keberangkatan saya ke Bandung barulah saya berpikir kenapa tidak menanyakan hal ini pada customer service Traveloka saja. Agar lebih jelas. Namun kala itu waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam. Aih sudah terlalu malam rasanya untuk menghubungi customer service di jam segini menurut saya. Sementara kalau tidak sekarang kapan lagi? Waktunya kian mepet. Ya sudah, akhirnya saya coba saja untuk menghubungi nomor kontak yang tertera pada situs web Traveloka.

Kepada sang operator di ujung telepon sana pun saya menceritakan apa yang menjadi masalah saya. Termasuk juga menceritakan bahwa saya adalah pemenang dari salah satu event lomba yang diadakan mereka. Saya katakan bahwa pada penerbangan nanti saya juga akan mengajak si kecil, namun terkendala pada proses pemesanan tiket. Dari petugas operator tersebut kami diberikan solusi. Yaitu dengan melakukan pemesanan tiket seperti biasa, tanpa mengubah usia penumpang menjadi anak-anak. Adapun untuk keterangan usia ini nantinya bisa dikonfirmasi pada maskapai saat melakukan check in di bandara. Tentunya dengan menunjukkan identitas terkait. Dalam hal ini saya memperlihatkan akta kelahiran anak saya sewaktu check in sebagai bukti identitasnya.

Tahu begini saya langsung menghubungi customer service Traveloka saja sejak kemarin. Oh ya, yang membuat saya salut ya karena pelayanan csnya yang mantap. Tengah malam gitu saya telpon. Padahal belakangan baru saya tahu kalau customer servicenya memang melayani 24 jam. Hebat yaakk~ Selain melayani masalah seperti yang saya alami tempo hari (masalah yang jarang-jarang banget), tentu saja customer service Traveloka ini juga melayani masalah-masalah lainnya terkait refund tiket, pengaduan kesalahan sistem hingga kesalahan booking tiket.

Waktu itu saya menghubungi lewat customer service Traveloka di nomor 0804-1500-308. Maksud saya sih biar gampang menceritakan masalahnya dengan cara ngomong langsung. Tapi kalau teman-teman tidak mau lewat telepon juga bisa dengan mengontak media sosial yang dimiliki Traveloka, yaitu:

  • Facebook: https://www.facebook.com/Traveloka
  • Twitter: @Traveloka
  • Google+: https://plus.google.com/+Traveloka
  • Instagram: @Traveloka

Atau bisa melalui email ke alamat cs@traveloka.com serta via live chat yang tersedia pada situs web Traveloka.

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

8 Comments

  • Rach Alida Bahaweres May 23, 2016 at 5:34 am

    Hai, mba
    Aku baru tahu kalau ada info soal berangkat dengan anak usia di bawah 12 tahun harus berangkat dengan satu orang dewasa. Tapi ya emang biar lebih aman juga ya mba

    Reply
    • andyhardiyanti May 23, 2016 at 10:54 am

      Betul mbak. Coba deh iseng-iseng pesan tiket dengan usia anak. Gak bisa. Biasanya bakal ada pemberitahuan bahwa harus didampingi minimal 1 orang dewasa. Itu kalau lewat sistem sih, kalau pesan manual mungkin bisa.

      Reply
  • Ashril May 23, 2016 at 11:43 am

    Yup…
    Memang seperti itu kl tiketnya dibeli terpisah…
    Kebetulan selama ini beli tiketnya pasti barengan…
    Btw,infonya sangat bermanfaat…
    Siapa tau sy atau rekan suatu saat mengalami hal seperti ini…

    Reply
    • andyhardiyanti May 23, 2016 at 12:04 pm

      Iya pak. Biasanya memang beli barengan heheheh..
      Sipp, siapa tahu besok-besok bapak dapat hadiah tiket pesawat gratis. Hihihihi

      Reply
  • nengbiker May 24, 2016 at 2:20 am

    aku juga baru tau klo under 12 harus sama penumpang dewasa. nice info, mak!

    Reply
    • andyhardiyanti May 24, 2016 at 3:15 am

      Sama-sama mak. Terima kasih sudah berkunjung 🙂

      Reply
  • Mugniar May 30, 2016 at 1:29 am

    Waah bagus itu kalo CSnya cepat tanggap. Mudah2an bisa dipertahankan supaya menjadi kecintaan orang Indonesia, utamanya blogger biar bisa kasih testimoni yang bagus 🙂

    Reply

Leave a Comment