Agustus Empat Buku

Bulan Agustus kemarin saya berhasil memecahkan rekor. Rekor saya sendiri. Rekor membeli buku dalam sebulan. Biasanya, dalam sebulan saya paling banyak membeli dua buah buku bacaan. Iya, buku bacaan. Buku apa saja yang bisa saya baca. Maksud saya, buku apa saja yang saya dapatkan manfaat darinya setelah menutup kembali sampulnya. Tapi toh semua buku tetap saja punya manfaat, ya manfaat apa saja. *sudah jauh ini woy! kiri depan!*

Empat Buku di bulan Agustus

Empat buku dalam sebulan. Ini jumlah yang banyak bagi saya. Bagi saya yang suka membaca tapi tidak suka membeli buku #eh? Kalau begini, saya jadi ingat Andhika Mappasomba, salah seorang juri pada lomba puisi yang saya ikuti di Universitas Negeri Makassar. Dulu Kak Andhika (saya panggil dia dengan nama itu) pernah bertanya pada kami (saya dan beberapa peserta lainnya) perihal jumlah buku yang kita beli dalam sebulan. Waktu ditanya begitu saya tidak menjawab apa-apa. Hanya tertawa kecil. *satu buku dalam sebulan saja itu sudah hebat…hehe. Uang saya banyak habis untuk internetan, kak Andhika :D *

Sudahlah, postingan ini sepertinya terlalu berlama-lama dan berputar-putar, terlalu jelas mencerminkan penulisnya sebagai blogger yang tidak tahu buat postingan yang baik. Saya cuma mau kasih tahu buku-buku apa saja yang saya miliki di bulan Agustus kemarin. Mungkin tidaklah begitu penting bagi kalian, tapi amat penting bagi saya, sebab saya tidak ingin postingan ini berakhir dengan tiga paragraf saja. Continue reading

Tags:

andi mappasomba, pengalaman beli buku ippho