Pengumuman Pemenang Giveaway

Setelah 2 minggu kemarin berkutat dengan kata kunci ‘cara cepat hamil’ yang tersebar di 34 postingan peserta, akhirnya hari ini saya Papa Sedja bisa kembali menghirup udara segar #halah. Saat pertama kali mengumumkan perhelatan giveaway ini, awalnya banyak yang mundur teratur, katanya belum pernah hamil dan berbagai alasan lainnya. Sempat pesimis juga, takut tidak ada blogger yang berpartisipasi. Alhamdulillah, mendekati deadline yang ada malah saya yang kewalahan menghadapi peserta yang datang mendaftar.

Oh ya, sekadar memberitahu teman-teman kalau saya merubah sedikit cara penentuan pemenang dan jumlah pemenangnya. Dari yang hanya berjumlah 5 pemenang, menjadi 10 pemenang, dengan rincian sebagai berikut: 3 tulisan terbaik pertama (mendapatkan Flashdisk 4GB, Buku Makassar Travelicious, dan Ebook SEO), 2 tulisan terbaik kedua (mendapatkan Buku Makassar Travelicious dan Ebook SEO), serta 5 tulisan terbaik ketiga masing-masing mendapatkan 1 buah buku koleksi saya ;) Jadi penentuan pemenang dengan sistem diundi gak jadi yaa…

Sudah ngoceh panjang lebar nih.. lansung aja yaa.. Pemenangnya adalah..

Continue reading

Stanco

Sedikit lagi tugas saya sebagai panitia giveaway selesai sudah. Insya Allah, nama para pemenang akan diumumkan besok. Tercatat sudah ada 33 blogger yang berpartisipasi. Belum termasuk 2 orang blogger yang tulisannya belum memenuhi syarat, tapi masih saya beri kesempatan untuk memperbaikinya sampai malam ini :D Ternyata mengadakan giveaway itu tidak mudah ya? salut buat komandan blogcamp yang entah sudah berapa banyak kontes/giveaway yang sudah beliau selenggarakan sampai saat ini.

Awalnya saya kebingungan karena pesertanya kok segitu-segitu saja, menjelang deadline malah kewalahan karena langsung ditimpuk banyak pendaftar..hehe. Belum lagi kalau blog yang didaftarkan itu tidak menyediakan fasilitas berkomentar dengan opsi ‘Nama dan URL’, waduuuh…ampun saya (malah curhat). Dan ya, mohon maaf bagi peserta yang mendaftar mulai tanggal 13 Maret 2012, sejak tanggal tersebut koneksi internet di rumah saya sedang bermasalah. Koneksi internetnya baru normal kembali siang ini. Jadilah saya pontang panting mencatat nama para peserta. Continue reading

Jadi Fotografer Tanpa Kamera DSLR

Selain BB dan tablet, benda apa lagi yang kira-kira akrab dengan ABG zaman sekarang? Yap! Kamera DSLR. Tidak usahlah bicara ABG, bahkan anak seumuran sekolah dasar pun sering saya temukan berfoto-foto ria menggunakan kamera gede nan berat ini. Aih, zaman memang benar sudah moderen. Kadang iri juga melihat mereka yang gampang sekali memiliki benda yang terbilang mahal, padahal saat saya sekolah dulu yang punya hp berkamera saja bisa dihitung jari ;)

Tapi kalau mau bicara panjang tentang penting atau tidaknya mereka memiliki kamera sekelas itu, rasanya bukan urusan saya deh. Belinya juga pakai uang orangtua mereka kok. Eh, atau mungkin ada yang beli pakai hasil tabungan sendiri? #mulaigakpenting. Saya sendiri mulai mengerti penggunaan kamera DSLR ya sejak papanya sedja beli kamera. Kalau tidak salah waktu tahun 2009. Telat ya? Eitt, jangan salah. Seperti yang pernah diceritakan Mbak Monda pada postingan belajar memotret, sebelum mengenal kamera dslr seperti itu pun, saya sudah mulai menangkap berbagai gambar dengan menggunakan fasilitas kamera yang ada di hp saya. Walaupun resolusinya cuma 2 megapixel, hasilnya tetap keren lho ;)

Suatu pagi di perumahan Aroepala dan Kompleks Faisal saat tergenang banjir. --Pakai kamera hp nih, bagus gak?

Continue reading

Giveaway Awal Maret 2012

Tidak dalam rangka memperingati apa-apa, saya di awal Maret ini mengadakan giveaway kecil-kecilan. Teman-teman ikutan yuk ;) Tapi sebelumnya, baca dulu sejumlah persyaratannya di bawah ini.

Persyaratan:

  1. Tulisan merupakan hasil karya sendiri dan diposting pada blog berplatform apa saja.
  2. Panjang tulisan minimal 250 kata.
  3. Peserta berasal dari dalam maupun luar negeri, asalkan memiliki alamat pengiriman di Indonesia
  4. Peserta menulis artikel tentang “Pengalaman yang berkaitan dengan kehamilan”.
    Pengalaman dengan kehamilan ini seperti:
    • Pengalaman menjadi ibu hamil;
    • Pengalaman mengurus ibu hamil;
    • Pengalaman memenuhi keinginan ngidamnya ibu hamil;
    • Pengalaman menunggui orang hamil/bersalin;
    • Perjuangan untuk bisa hamil, atau pengalaman apapun yang berhubungan dengan kehamilan.
    • Atau boleh juga tips-tips kehamilan, dll. :)
  5. Harus berbahasa Indonesia.
  6. Tulisan tidak boleh menyinggung SARA, atau merugikan pihak tertentu.
  7. Peserta boleh menuliskan lebih dari 1 artikel, asalkan ditulis pada blog yang berbeda.
  8. Tulisan mengandung minimal 1 link yang dofollow,
    • Kata kunci (anchor text): cara cepat hamil
    • Link: http://caracepathamils.com
    • harap perhatikan baik-baik, linknya tidak boleh salah yaa… http://caracepathamils.com (Pakai ‘s’! Sekali lagi, pakai ‘s’!!!)
  9. Peserta mendaftar melalui kolom komentar di postingan ini, dengan format sebagai berikut: [DAFTAR] [NAMA LENGKAP] [URL POSTINGAN]
  10. Pendaftaran tulisan dimulai pada hari ini sampai tanggal 14 Maret 2012.
  11. Pemenang diumumkan pada tanggal: 16 Maret 2012.
  12. Hadiah-hadiah:
    • Tiga tulisan terbaik masing-masing akan mendapatkan: 1 buah flashdisk 4GB + 1 buah buku Travelicious Makassar karangan Toar Andi Sapada dan Fauzan Mukrim + Ebook Tentang SEO: “Mencapai Halaman 1 Google dalam 7 Hari“.
    • Dua peserta yang beruntung (hasil undian menggunakan random.org) masing-masing akan mendapatkan 1 buah buku + Ebook Tentang SEO: “Mencapai Halaman 1 Google dalam 7 Hari“.
  13. Juri: Mustamar Natsir. (Suami saya. Dilarang protes! :P )
  14. Keputusan juri bersifat mutlak.
  15. Kalau ada pertanyaan, bisa menghubungi saya via komentar.

Demikian informasinya. Ditunggu partisipasinya yaa,… ;)

Update: Pendaftaran sekarang ditutup yaa… :) Terima kasih sudah ikut berpartisipasi. Sekarang waktunya penjurian.
Daftar pemenang akan segera diinfokan di blog saya.

Sebut Saja Surat Kaleng

Makassar, 8 November 2011

Halo teman seumuran yang lagi mengikuti diklat keuangan. Apa kabarmu di sana? Dua hari di kota Makassar apa yang kau rasa? Kasarkah seperti yang televisi dan koran-koran bicarakan? Ah, tentu tidak. Mereka justru yang lebih kasar menyampaikan berita sekasar-kasarnya, karena yang kasar yang bisa jadi berita besar. Bagaimana hotel bercat putih tulang yang kau tempati? Nyamankah? Aku baca di lini kala sepertinya kau tak begitu nyaman di sana. Kau bilang butuh teman seumuran, banyak yang ingin kau bicarakan. Sini sini bicara yang banyak sama saya. Eh, kita seumuran kan?

Halo teman dari Bau-Bau yang dari ngebloglah pertama kali engkau ku tahu. Mengapa hanya tiga hari kau bermain di kota ini? Tak terasa esok sore kau akan pulang, lalu kapan lagi kau akan datang? Keinginan untuk makan Pallubasa Serigala belumlah terlaksana. Padahal aku tahu kau benar-benar ingin menikmati kuliner andalan Makassar yang satu itu. Malam tadi aku ke sana, warungnya sudah mulai buka seperti biasa. Ingin aku culik kau dari hotel itu untuk menyantap makanan ini bersama kami. Tapi lewat pesan singkat, katamu materi akan segera dimulai dan selesainya larut malam nanti. Esok juga sudah tak sempat. Jadwal diklat sangat padat. Selesai acara harus bergegas ke bandara. Gagal sudah rencana makan pallubasa kita dan akhirnya harus menjadi cita-cita. Cita-cita makan Pallubasa Serigala bersama? Aih, cita-cita yang indah sepertinya..

Halo teman yang tak kusangka engkau sungguh luar biasa. Pada usia yang sama, aku bahkan belum ‘berminat’ lagi melanjutkan kuliahku. Dan kau? Sudah jadi pegawai kantoran di bidang keuangan. Kau berhasil lulus dari sekolah tinggi incaran banyak lulusan SMA. Lulus seleksi untuk belajar di sana, lulus pula untuk menyelesaikan masa kuliah hingga akhirnya bekerja seperti sekarang. Iya, kau lulus seleksi untuk jadi salah satu pelajar di tempat itu dan aku harus sabar ketika dinyatakan belum berhasil pada seleksi yang sama di tahun 2009 silam. Aku ikut seleksi seperti itu sekali saja hingga kuputuskan untuk mengambil jalur ‘sejuta umat’ yang tiap tahun berganti nama. SNMPTN-jalur yang akhirnya menempatkanku pada jurusan arsitektur di sebuah universitas di kota ini. Ah, sudahlah. Ini surat tentang dirimu, kenapa aku jadi lebih dominan? Continue reading

Saya, Kak Diyah, dan Mainan Ciptaannya

SAYA, seorang perempuan kelahiran 1991. Anak bungsu yang punya tiga orang kakak perempuan. Masing-masing kelahiran tahun 1979, 1982, dan 1987. Perbedaan usia yang cukup jauh (4 tahun itu jauh gak ya?) di antara kami membuat saya menjadi anak paling keren (baca: paling dimanja) dibandingkan mereka. Kalau mendengar cerita teman-teman yang sering kesal, jengkel, berselisih, merasa tidak nyaman atau apapun namanya dengan kakak mereka, saya langsung segera bersyukur: Alhamdulillah, saya tidak pernah mengalaminya. Ketiga kakak saya semuanya menyenangkan! Masing-masing punya kelebihan. Lagi tidak punya uang? Gampang! Kakak saya yang pertama itu sering kelebihan uang (baca: rajin nabung). Pengen makan sesuatu tapi gak tahu masaknya? Ah, tenang saja! Kakak saya yang kedua itu jago masak. Mau main tapi bingung main apa dan kalau di rumah kan gak seru kalau mainnya sendirian. Santai… kakak yang berbeda usia 4 tahun dengan saya ini bisa menciptakan mainan aneh apa saja. Mainan yang sampai sekarang masih bikin saya heran: kok dulu saya ikut-ikutan dia main yang aneh-aneh gini ya??

Saya dan Kak Diyah..

KAK DIYAH, kakak yang dalam kartu keluarga posisinya berada tepat di atas nama saya. Perempuan kelahiran tahun 1987 yang masih ‘single’ ini (eheum–ada yang berminat jadi kakak ipar saya? ;) ) bisa dibilang cerdas setelah tidak diizinkan ikut kelas 5 SD karena dianya yang kelewat rajin atau apa..masih kelas 4 sudah tahu aja semua pelajarannya anak kelas 5. Jadilah dia hanya lima tahun menganyam pendidikan di bangku sekolah dasar. Cerdas juga karena dia setengah mati doyan gambar denah dari jaman SD. Cita-citanya mau jadi arsitek. Tapi sama Bapak saya hanya ada 2 pilihan: dokter atau apoteker. Hmm? Cerdas karena dia akhirnya berhasil jadi apoteker. Berhasil lulus dengan cum laude. Padahal katanya tidak suka, padahal katanya sekadar jalani saja. Ah iya, belakangan saya tahu dia bilang itu pilihan orang tua, jalani saja dengan baik, pasti itu yang terbaik menurut mereka. Dan satu lagi! Saya bilang dia cerdas karena mainan yang berhasil diciptakannya. Mainan yang kami beri nama gambar rumah, nama-nama orang, album lagu, dan entah berapa mainan lagi yang kami lupa apa namanya.. Continue reading

Tags:

Pengalaman waktu kecil dengan kakak wanita

Ketika Cinta tak mengenal HP dan Internet

Cinta, Telepon Genggam, dan Internet. Sepertinya demikian kondisi cinta pacaran anak muda zaman sekarang (halo~ Mama Rani memang dulu masa mudanya tahun berapa?qiqiqi lupakan sejenak kalau saya kelahiran ’91 -_-). Habis jadian, makin sering sms-an, dah oh iya! Log in di Facebook langsung ganti relationship status jadi “in a relationship to….bla bla bla”. Cintanya butuh kasih sayang, maksudnya kasih saya…nggg pulsa dong biar bisa lancar jaya smsan, telpon-telponan, dan beli paket internetan. Tapi telepon genggam dan internet yang awalnya diharapkan bisa jadi media komunikasi ini malah sebenarnya lebih sering jadi pemicu keretakan hubungan non rumah tangga (masih pakai ‘non’, lha kan belum nikah tuh ;p).

Telepon genggam atau yang akrab kita sapa handphone dengan fasilitas smsnya membuat komunikasi makin lancar, mudah, dan murah. Ya kan mendingan tuh daripada mesti kirim surat segala. Eh, tapi kalau untuk urusan percintaan si sms ini bisa bikin masalah juga. Masalah sms yang tak kunjung dibalas lah, masalah teks sms yang salah pengertian lah.. Padahal kan belum tentu itu salahnya si pemilik hp. Bisa jadi karena gangguan provider yang membuat smsnya macet di jalan. Itu baru masalah SMS, belum lagi masalah ngambek karena telepon yang tak kunjung diangkat.. Continue reading

Info Giveaway Bulan Ini

info giveaway bulan ini? hee? bukan info tagihan listrik bulan ini? ;p

Sesungguhnya saya tidak tahu mau memberikan judul apa yang tepat untuk postingan ini. Postingan yang tiba-tiba saja dibuat, tiba-tiba saja terlintas ketika seorang teman menuliskan sesuatu pada halaman grup facebook komunitas blogger, sebut saja komunitas itu bernama BLOOF (lha namanya emang bloof, mama rani… -___-“). Jadi inilah yang dia tuliskan:

Assalamualaikum permisi kk sekalian..
Kalau viewers blog menurun, biasanya kalian pada apain biar naik lagi ?
blog saya yang http://sebelas22.blogspot.com/(bayar woy! linknya nongol tuh..wkwkwk) viewersnya anjlok..
Padahal tulisan saya bagus loh haha (pede banget)
Share cara nya dong :)
Makasih.. (K-A-B) namanya inisial aja ya ;p

Oke, saya jawab yaaa.. MySpace

Pertama, wa’alaikumsalam warohmatullohi wabarakaatuh. Kedua, diapain ya? sering-sering aja blogwalking atau ikutan giveaway/kontes yang diadakan sama blogger lain (eh, sebenarnya cara ini ndak terlalu ampuh sih. Cuma pengalaman aja kemarin pas saya bikin postingan Book Review Contest pengunjung blog saya lumayan nambah). Nah, kenapa ndak ngadain giveaway aja? Biar kita-kita para blogger yang haus akan hadiah langsung meluncur ke blognya yang apa itu alamatnya di atas? sebelas22? iya, itu dah. Continue reading