GFNY Indonesia 2016, Ketika Lombok Menjadi Tuan Rumah Pertama di Asia

gfny-indonesia-p6

sumber: granfondoguide.com

Gran Fondo New York atau yang biasa disebut GFNY adalah rangkaian kegiatan balap sepeda seri dunia (world series) yang puncaknya diadakan di New York. Untuk sampai ke tahap GFNY Championship di New York, sebelumnya diadakan terlebih dahulu kualifikasi di sejumlah negara. Adapun negara-negara yang selama ini menyelenggarakan kualifikasi tersebut merupakan yang berasal dari Eropa dan Amerika. Maka tidak salah kalau kita patut berbangga karena pada tahun 2016 kegiatan GFNY berlangsung pula di Indonesia, tepatnya di Lombok, dimana kita akan menjadi pelaksana GFNY pertama di Asia. Ya, Lombok kedatangan ratusan pesepeda yang berasal dari berbagai negara di dunia.

Lombok, Tuan Rumah GFNY Pertama di Asia

img-20161001-wa0057

Lombok menjadi tuan rumah pertama penyelenggaraan GFNY di Asia, sebab seperti yang sudah disinggung di awal bahwa kegiatan ini sebelumnya hanya berlangsung di negara-negara Eropa dan Amerika.”GFNY Indonesia 2016 tentu menjadi sarana promosi pariwisata Lombok sehingga dapat dikenal dunia,” ujar Lalu M. Faozal selaku Kadisbudpar NTB pada acara Welcome Dinner GFNY Indonesia 2016 di Hotel Santosa Lombok. Pelaksanaan GFNY Indonesia 2016 di Lombok akan dimulai pada 2 Oktober 2016 dengan mempertandingkan para pebalap sepeda di dua kategori yaitu Gran Fondo sejauh 180 km dan Medium Fondo sejauh 80 km.

Kejuaraan balap sepeda yang kabarnya diikuti 600-an peserta ini sebenarnya sudah beberapa bulan lalu dibicarakan oleh para pegowes di sekitar saya. Iya, teman saya mah banyak yang doyan sepedaan. Tentang keseruan mereka yang sudah beres mendaftar dan siap berangkat ke Lombok atau tentang mereka yang harus sabar di pojokan karena batal ikut serta disebabkan kesibukan lainnya. Sudah dibicarakan jauh-jauh hari, tetapi tidak pernah saya lirik. Padahal tempat tinggal saya menjadi tuan rumahnya #selftoyor πŸ˜€ Giliran balapannya dimulai besok baru heboh baca-baca beritanya wkwkwkw..

GFNY Indonesia 2016 dan Para Pesepeda Di Sekitar Kita

img-20161001-wa0049

Awalnya sih saya mau menulis sejumlah informasi terkait GFNY Indonesia 2016 di postingan ini. Tentang seperti apa persiapannya, negara-negara yang ikut serta, jadwal lengkap kegiatan dan beberapa hal yang sebenarnya sudah tercantum lengkap di situs resmi GFNY Indonesia. Bahkan itu sudah saya lakukan di awal postingan. Ah tapi bukankah entah sudah berapa banyak portal yang memberitakannya. Dan hai, ini sudah tanggal 1 Oktober. Besok mereka sudah balapan dan saya baru mau menulis berita? Jadi baiklah, mari kembali ke jalan blogger eh jalan saya. Kita bahas yang berbeda saja ya πŸ˜‰

GFNY Indonesia 2016 dan para pesepeda di sekitar kita. Kalian punya kenalan yang doyan sepedaan? Saya pribadi sih banyak. Mulai dari yang memang teman sejak dulu atau beberapa orang yang baru saya kenal. Salah satunya pernah saya ceritakan di sini, seorang pembaca blog saya yang sepedaan dari Malang ke Lombok. Langsung baca di sana saja ceritanya. Khawatirnya dia tenar dua kali #eh.

Berikutnya adalah si adek berkacamata yang ada pada foto di atas. Namanya Adam. Kami bersama-sama hadir di acara Welcome Dinner GFNY Indonesia 2016 tadi. Dia mengatakan akan ikut serta pada kegiatan balap sepeda GFNY esok hari. Selanjutnya dia bercerita pula tentang pengalamannya bersepeda keliling Lombok dalam waktu kurang dari sehari yang mana belum juga saya percayai πŸ˜€ atau tentang perjalanannya dari Bima ke Lombok beberapa waktu yang lalu. Sampai kemudian saya bertanya, “kamu memang hobi sepedaan atau apa?”. Dan tahu tidak, dia atlet balap sepeda rupanya. Tengtooooonnggg..ngomong kek daritadi.

Welcome Dinner GFNY Indonesia 2016

img-20161001-wa0054

Salah satu partner kegiatan GFNY Indonesia 2016 ini adalah komunitas Bike To Work Indonesia. Sebuah komunitas yang isinya adalah orang-orang yang giat mengkampanyekan penggunaan sepeda saat berangkat kerja (eh gak ding, saat pulangnya juga). Menurut saya yang namanya pesepeda itu keren, apalagi kalau merekanya pada sepedaan ke kantor. Lumayan kan mengurangi polusi udara. Pesepeda sama kerennya lah dengan mereka yang gak merokok. Sama-sama gak bikin polusi udara. Setuju gak? Hihihi #kaburrrr #janganterlaluseriusyess. Jadi gak heran kalau saya cukup excited ketika kebagian undangan untuk menghadiri acara welcome dinner dengan orang-orang keren ini. Sekaligus sempat kagok sendiri dalam hati: ooo..jadi ini ya event yang heboh dibahas sama teman-teman tempo hari. Dan saya baru tahunya sekarang wkwkwkw..

Acaranya ramai (welcome dinner tadi), ramai sama orang-orang (baca: peserta) baik dari dalam maupun luar negeri, ada bapak Ganjar Pranowo yang doyan sepedaan itu juga, bapak Kadisbudpar NTB Lalu M. Faozal dan beberapa nama lainnya. Sayangnya bapak Gubernur NTB berhalangan hadir, jadinya diwakilkan oleh bapak DR. Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc selaku Sekda Provinsi NTB. Maklum saja ya, mungkin mau istirahat untuk persiapan balapan sepeda besok paginya. Atau ada kegiatan lain di waktu yang sama. Baca di beberapa berita dan hasil cerita teman-teman yang doyan sepedaan sih, gubernur kami yang satu ini memang hobi banget sepedaan. Sudah pintar, hafidz qur’an, cakep, ramah, jago sepedaan pula. Wuih, top dah pak gub! πŸ˜€

GFNY Indonesia 2016: Be a Pro For a Day

gfny_indonesia

Kegiatan GFNY Indonesia 2016 yang berlangsung di Lombok 2 Oktober 2016 ini mengusung tema Be a Pro For a Day. Mengapa? Karena kejuaraan balap sepeda tersebut memang dirancang cukup serius dengan mengusung beberapa poin berikut: ditutupnya akses jalan, perhitungan waktu menggunakan chip, dan pemilihan pemenang di setiap kategori yang berbeda. Jadi meskipun peserta hanya mengikuti kategori Medium Fondo, yang disebut-sebut hanya ditujukan untuk sepeda santai, akan tetap berasa mengikuti kejuaraan sepeda kategori pro. Ya karena poin-poin yang disebutkan tadi. Jalan yang dipakai ditutup khusus untuk kegiatan tersebut, jadi gak ada tuh ceritanya tiba-tiba sepedanya lewat di pinggir rombongan warga yang tengah beraktifitas #eaaa. Sepeda santai rasa balapan sepeda tingkat dunia. Kurang cihuy apa lagi tuh? πŸ˜€

Kalau yang soal chip ini saya kurang begitu mengerti. Ada yang ngerti? Itu teman-teman yang kemarin ikutan event lari dari kenyataan pakai chip-chip gini juga kan? Cerita dong~ Terus yang terakhir, adanya pemenang di setiap kategori. Ihiy..jadi yang kategori sepeda santai, jangan terlalu santai juga ya biar bisa dapat hadiah. Tapi jangan terlalu paksakan diri juga mau sekelas yang 180 km hihihi.. Karena pemenangnya juga berdasarkan kategori cyin!

Jadi itu saja cerita-cerita saya tentang event GFNY Indonesia 2016. Selamat Malam, Selamat Beristirahat, Selamat Sepedaan buat para peserta πŸ™‚ Yang mau cerita-cerita tentang pengalamannya bersepeda, cerita gih di kolom komentar. Saya tunggu yaa..

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

8 Comments

  • Hastira October 1, 2016 at 8:27 pm

    wah acara yang keren di lombok yang indah alamnya, hanay panas ya di lombok lebih panas daripada cirebon

    Reply
  • Mukhsin Pro October 1, 2016 at 11:45 pm

    Enak banget yah di Lombok, kalau Makassar kapan yah? Hehe

    Reply
  • Hafidzah Cumlaude October 2, 2016 at 12:09 am

    Iya ya, gimana kalau ada yang tiba-tiba lewat >.<

    Reply
  • Liza Permasih October 2, 2016 at 12:17 am

    Tadi sempet terpikir, berani juga Lombok ya sebagai tuan rumah event akbar internasional … trus inget pakgub nya yang keren pake banget itu… jadi maklum deh saiyah….

    Ayo Lombok, go international….!

    Reply
  • Lina W. Sasmita October 2, 2016 at 12:27 am

    Pengen nyoba jalur sepeda Lombok bagian utara kayaknya asyik banget. Jalur GFNY di Lombok ini kemana aja Mbak?

    Reply
  • Zata Ligouw October 2, 2016 at 12:49 am

    Sempet pengen ikut dari bbrp bulan lalu tp sadar diri udah lama gak latiam sepedahan…

    Seru banget pasti kalo ikutan yah, sepedahan sambil nikmatin Lombok…

    Reply
  • Ophi Ziadah October 2, 2016 at 2:52 am

    Duuuh dah lama gak ke Lombok! Mba Andyyyy undang2 aku ke sana #eh.
    Eah sepedaan di Lombok kebayang serunya yaa

    Reply
  • cumilebay October 14, 2016 at 12:50 am

    Lombok makin mendunia yesss

    Reply

Leave a Comment