Bulan Dana: Bulan Peduli Bantu Sesama

pmicover

31 Desember 2015, suatu malam dan raungan petasan. Saya mencoba menulis diantara dua tiga jam lagi ketika petasan meraung lebih gila lagi. Petasan yang dimainkan anak-anak di kampung tempat tinggal kami, yang menyebut dirinya sendiri anak kampung dan perlu dikasihani. Tapi saban hari ini entah berapa petasan yang sudah dibakar, berkoarkoar di penjuru langit, lalu kemudian segera hilang seperti lembaranlembaran uang mereka yang sudah dihabiskan. Untuk apa? Untuk menghabiskan penghujung tahun dengan cara yang mereka yakini sendiri.

Malam tahun baru adalah perihal malam penghabisan dana. Kemarin saya sempat menyaksikan berita yang disiarkan salah satu televisi swasta, dimana disebutkan nama suatu negara yang setiap tahunnya mampu menghabiskan milyaran dana untuk membuat sebuah atraksi kembang api luar biasa. Kembang api yang tingginya melebihi tinggi apaapa di sana, yang kilauan warnanya dapat dilihat oleh seluruh warga, pun yang mewahnya tak terikira. Ya, malam tahun baru adalah perihal malam penghabisan dana. Dan tergantung untuk apa dana itu dihabiskan.

Bulan Dana PMI

pmi1

Tersebutlah sebuah organisasi dengan logonya yang khas berwarna merah putih. Bentuk logo ini dulunya sering membuat saya bingung membedakan apakah ini logo rumah sakit atau bukan. PMI atau Palang Merah Indonesia, sebuah tempat yang akan kita datangi ketika membutuhkan darah pun mendonorkan darah pada mereka yang membutuhkan. Itu yang saya tahu. Ternyata lebih jauh, PMI adalah sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Tidak hanya mengurus persoalan donor darah, tetapi juga penyediaan dapur umum, pelayanan kesehatan, pelayanan ambulan, pelayanan hubungan keluarga, pembinaan generasi muda/relawan, pengolahan air bersih , sosialisai kepalangmerahan, hingga pada pelayanan dukungan psikososial bagi korban bencana. Saya tahu persis para anggota PMI lebih paham soal ini πŸ˜‰

Jujur, saya tidak punya kapasitas untuk berkoarkoar perihal PMI. Mendonorkan darah saja tidak pernah, tapi tidak pernah berhenti berharap dapat jatah mie instan dan susu kotak saat ada aksi donor darah di kampus. Jadi malam ini bagaimana kalau saya ajak kalian menghabiskan dana saja? Menghabiskan dana yang bisa bermanfaat bagi sesama, syukursyukur kalau dihitung sebagai pahala. Seperti yang sudah saya katakan, kalau harus bercerita banyak tentang sepak terjang PMI maka kalian salah orang. Lalu saya bisa apa? Bisa ikut mengajak kalian berpartisipasi di Bulan Dana PMI.

Bulan Peduli Bantu Sesama

Anggaplah kita sedang berada pada suatu bulan atau musim. Satu masa yang mungkin adalah masa liburan atau masa tahun ajaran baru. Maka di masa tersebut tentu ada pihak-pihak yang bahagia, mereka yang menjalankan usaha tour dan travel akan senyum sumringah kala liburan tiba. Pun saat tiba masa tahun ajaran baru, para penjual seragam dan segala peralatan sekolah akan menyambutnya dengan gembira. Seperti itulah, di bulan dana PMI ini teman-teman kita di luar sana yang membutuhkan bantuan akan bernafas lega. Satu masa ini, harapannya akan ada banyak berdatangan uluran tangan. Dari siapa? Kita.

pmi4

Siapa lagi? Sejenak coba berhenti protes akan dapur umum di Indonesia yang terlihat tidak layak. Ambil cermin kemudian berkaca, sudah berapa rupiah yang kita transfer ke rekening bantuan bencana? Lanjutkan dengan tindakan untuk ikut berpartisipasi sekarang, tidak harus selalu setiap kali masa gajian datang, setidaknya sekarang di bulan dana PMI. Bulan Peduli Bantu Sesama. Sulit? Tidak jika dibandingkan berapa banyak yang kita keluarkan untuk belanja online produk-produk fashion branded.

Cara Berdonasi di Bulan Dana PMI

Jangan lagi beralasan tidak ada kantor PMI di kota kami. Kantor PMI jauh dan perjalanan ke sana sulit ditempuh. Sebab transaksi online saat ini bukan saja perihal belanja-belanji. Berdonasi bisa semudah belanja online yang transfernya hanya butuh otorisasi token. Atau mungkin kalian belum akrab dengan internet maupun sms banking, maka langkahkan kakikaki kalian menuju lokasilokasi ATM terdekat. Atau jika kalian lagi beralasan: kartu atm saya tertelan.. gimana dong sis?; haduuhh saya belum punya rekening; eh, harus lewat transfer ya? dan alasan-alasan lain yang sering terjadi antara buyer dan seller pada transaksi online.

pmi6

Maka begini saja, berdonasi di bulan dana PMI ini ada banyak pilihannya. Ragu transfer? Datang langsung ke kantor PMI. Tidak tahu alamat kantor PMI? Googling. Malas keluarkeluar rumah? Silahkan lakukan donasi dengan cara transfer dana ke rekening berikut. Belum punya uang? Maka jual petasanpetasan yang sedang kalian mainkan tadi, hasil jualnya gunakan untuk donasi! Jadi, butuh alasan apa lagi? Mulai sekarang, ayo peduli bantu sesama πŸ™‚

Oh iya, idealnya kalau saya ajakajak kalian begini berarti saya sendiri sudah harus berdonasi dong? Tentu saja, karena tahu cara donasinya sedemikian mudah ini makanya saya ajak temanteman untuk pakai saja persediaan dana petasannya untuk berpartisipasi πŸ™‚

pmi

Tidak maksud pamer ya temanteman πŸ˜‰ Terkadang dalam mengajak temanteman mengeluarkan uang untuk halhal seperti ini sulit jika tidak dimulai dari sendiri. Mau menganggap sombong, riya atau apa. Kembali ke diri masingmasing lagi ya.

31 Desember 2015. Dan jarum jam semakin mendekat ke angka 12. Petasan masih saja teriakannya. Ah, saya tidak perlu keluar memperingatkan mereka. Toh mereka nanti akan saya ajak menengok tulisan singkat ini πŸ˜‰

Jadi, apa temanteman sudah ikut berpartisipasi di bulan dana PMI?

—-

banner

Referensi: pmijakarta.or.id

Biasa dipanggil Andy. Pernah tinggal lama di Makassar dan sekarang di Mataram, Lombok. Ngeblog sejak 2007. Senang kulineran, staycation, kopdaran di cafe, browsing produk di toko online tapi gak beli, dan tentu saja...senang menulis :) Bisa dikontak di andyhardiyanti@gmail.com

6 Comments

  • Alris December 31, 2015 at 4:06 pm

    Dulu setiap bayar rekening air pam, pln jika tiba saatnya bulan dana PMI ada tambahan untuk menyumbang ke PMI. Ada kertas resi bukti waktu itu. Masih adakah kegiatan seperti itu?

    Reply
    • andyhardiyanti January 1, 2016 at 5:07 pm

      Sepertinya masih ada mas. Saya juga pernah saat belanja di indomaret atau alfamart gitu. Mereka tanya, kembaliannya mau disumbangkan untuk bulan dana PMI?

      Reply
  • Gara January 1, 2016 at 4:25 am

    Mudah-mudahan makin banyak yang berpartisipasi di bulan dana PMI ini ya. Saya sering juga melihat petugas PMI teriak-teriak meminta sumbangan di bandara, kasihan banget sudah teriak keras tapi tidak ada yang menghiraukan (saya juga salah sih, tahu tapi diam saja :hehe). Padahal PMI ini peranannya banyak banget bagi kemanusiaan Indonesia.
    Ah saya tak mau berjanji akan begini atau begitu tapi mudah-mudahan saya bisa bertindak sesuatu, deh.

    Reply
    • andyhardiyanti January 1, 2016 at 5:09 pm

      Iya, Gar. Di Mall juga ada. Kalau yang di bandara sih saya belum pernah lihat. Eh, atau sayanya yang jarang ke bandara? πŸ˜€ Peran PMI memang banyak, dulu saya malah tahunya ya cuma urusan donor-donor darah aja. Ternyata sampai ngurus psikologis anak-anak korban bencana gitu…

      Reply
  • Lidya January 1, 2016 at 5:12 am

    saling bantu sesama ya mbak, semoga engan bantuan kecil tapi bermanfaat besar bagi yang membutuhkan

    Reply
    • andyhardiyanti January 1, 2016 at 5:10 pm

      Benar mbak, dibanding uangnya habis buat main petasan dan kembang apian kan? πŸ˜‰

      Reply

Leave a Comment