Mencoba Berpuisi Lagi

-Kau yang Puisi-

aku tak mampu berpuisi lagi

sejak menemukan sejuta puisi

pada kitab hidupmu

tentang marahmu yang enggan berlamalama

tentang sabarmu yang luarbiasa

tentang cinta

ah, tidak

puisimu

tak mengucap kata cinta

walau kita samasama tahu

ada tak terhingga rasa cinta disana

pada senyummu yang jarang

pada garis mata tegasmu yang elang

pada tawa untuk Sedja yang riang

pada baitbait apa saja yang kau tuliskan

yang menjadikanku lupa cara berpuisi

dan makin mencintaimu

yang setiap hari menjadi puisi

 

Puisi Postingan ini diikutsertakan pada “Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan Dengan HTML“ yang diadakan oleh Pak Mars.

14 thoughts on “Mencoba Berpuisi Lagi

  1. Mama Rani hebat, berani mencoba pasang background kreasi sendiri…
    Trims atas apresiasinya.
    Puisinya sudah saya catat.
    Salam untuk yang tersayang dan juga semua disini
    Pokoknya salam untuk keluarga….

    • Hihihi kenapa tuh Asop, berlinang2kah? Makanya kasmaran eh nikah juga :D
      Wiii .. so sweet :D
      Baru tahu ternyata mama Sedja bisa bikin puisi cinta buat papa Sedja :D
      Romantisss abisss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>